Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 Juli 2026
home global news detail berita

Seoul Dilanda Banjir Terburuk dalam 80 Tahun Terakhir, 8 Orang Tewas

Muhajirin Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:30 WIB
Seoul Dilanda Banjir Terburuk dalam 80 Tahun Terakhir, 8 Orang Tewas
Banjir melanda Ibu Kota Korea Selatan, Seoul (foto: Yonhap News Agency)
LANGIT7.ID, Seoul - Ibu Kota Korea Selatan, Seoul dilanda Banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Banjir tersebut merupakan yang terburuk selama 80 terakhir. Limpahan air memenuhi jalan, stasiun kereta bawah tanah, dan menyebabkan pemadaman listrik. Delapan orang dinyatakan tewas dan enam orang hilang dalam peristiwa itu.

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, sudah mengadakan pertemuan darurat di Pusat Pengendalian Status Bencana dan Keselamatan Nasional Korea Selatan pada Selasa (9/8/2022).

Pertemuan tersebut membahas penanganan air sebanyak 141 milimeter per jam di beberapa bagian Kota Seoul.

Bloomberg melaporkan, tiga dari delapan korban tewas tenggelam saat berada basement apartemen yang dipenuhi air. Sementara, tayangan televisi memperlihatkan jalanan dipenuhi air setinggi lutut orang dewasa.

Baca Juga: BMKG: Gempa M8,7 dan Tsunami Besar Berpotensi Terjadi di Pulau Jawa

Hujan deras masih diperkirakan akan turun hingga Kamis (11/8/2022), kata Badan Meteorologi Korea Selatan. Fakta itu menambah risiko lebih banyak banjir.

"Saya mendesak pihak berwenang untuk menerapkan tindakan habis-habisan sampai situasinya berakhir, untuk melindungi kehidupan dan harta benda masyarakat," kata Yoon, melansir Bloomberg.

Dia menambahkan, pemerintah harus mengubah manajemen bencana, dengan mempertimbangkan dampak perubahan iklim.

“Hujan deras diyakini berasal dari cuaca tidak normal yang disebabkan oleh perubahan iklim, dengan jumlah curah hujan per jam memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah pengamatan meteorologi di negara kita,” katanya.

Hujan deras dimulai sejak Senin (8/8/2022) yang berlanjut hingga Selasa (9/8/2022) yang menyebabkan banjir di beberapa bagian pusat kota. Beberapa tempat parkir seketika berubah menjadi kolam. Layanan kereta api dan kereta bawah tanah dihentikan, dan banyak bisnis terpaksa harus berhenti sementara.

Baca Juga: Perempuan Harus Disiapkan dalam Upaya Penanggulangan Bencana

Angka curah hujan per jam di kota tersebut disebut tertinggi sejak badai pada tahun 1942. Beberapa daerah di Seoul menerima lebih banyak hujan dalam satu hari daripada yang biasanya terlihat dalam satu bulan penuh di musim panas.

Sedikitnya, 163 orang kehilangan rumah dan 751 bangunan terendam banjir. Sekitar 4.791 pemilik mobil telah mengklaim kerusakan dengan total kompensasi diperkirakan sekitar 65,8 miliar won.

Korea Selatan akan mengeluarkan air pada hari Rabu (10/8/2022) dari Bendungan Soyang, bendungan terbesar dengan kapasitas menahan air 2,9 miliar ton. Itu dilakukan untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan