LANGIT7.ID, Jakarta - Desa Wisata Tulungrejo menjadi salah satu desa wisata yang berada di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur.
Desa wisata ini menawarkan keindahan alam yang memukau, di mana desa wisata ini berada di kawasan lereng Gunung Kawi dan Gunung Kelud. Sehingga udara di kawasan ini terasa sejuk dan dingin khas pengunungan.
Sahabat
Langit7 dapat menjangkau desa wisata ini dengan menempuh waktu sekitar satu jam perjalanan, dari pusat Kota Blitar menggunakan kendaraan pribadi. Desa Tulungrejo resmi menjadi desa wisata sejak 2021 melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Pokdarwis Dharma Nagari menjadi ujung tombak pengembangan destinasi wisata yang ada di Desa Wisata Tulungrejo. Hingga kini terdapat beberapa objek wisata yang dikelola Pokdarwis Dharma Nagari, seperti wisata edukasi, wisata alam, wisata adventure, dan lainnya.
Baca Juga: Menilik Kemegahan Curug Cipendok, Wisata Alam di Kawasan Lereng Gunung SlametKepala Desa Tulungrejo, Suwadi menyampaikan, Desa Wisata Tulungrejo terus berbenah di semua sektor, terutama pandemi Covid-19 membuat pihaknya lebih semangat mengelola berbagai potensi sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat sekitar.
"Tulungrejo Dharma Nagari adalah bumi di mana toleransi di junjung tinggi, selamat datang di Desa Wisata Tulungrejo bumi yang penuh kebaikan serta selamat berpetualang di desa kami," kata Suwadi dalam tayangan YouTube Dharma Nagari Tulungrejo dikutip Ahad (18/9/2022).
Di desa wisata ini, Sahabat
Langit7 dapat melakukan berbagai aktivitas wisata, mulai dari wisata adventure yang menyajikan fasilitas menyusuri berbagai keindahan Desa Wisata Tulungrejo.
Selanjutnya, wisata spiritual yang berpusat di Pura Sapto Arto Sido Langgeng yang berada di Lereng Gunung Kawi, dengan menampilkan bangunan bercorak peradaban budaya. Ini dapat menambah keharmonisan dan kedamaian desa lewat hubungan antar umat beragama yang terjaga.
Baca Juga: Peralatan Ini Wajib Dibawa Saat Camping Bersama KeluargaPerkembangan sektor pariwisata juga membawa pengaruh terhadap pemberdayaan, serta pertumbuhan ekonomi warga Desa Tulungrejo. Salah satunya melalui UMKM kopi yang dikelola secara tradisional, dengan karakteristik kopi Tulungrejo serta susu kambing etawa.
Desa Wiisata Tulungrejo memiliki udara sejuk sehingga cocok digunakan sebagai daerah untuk budidaya ikan koi. Selain itu, pemerintah setempat juga meningkatkan sektor pertanian dengan mengelola kotoran kambing menjadi pupuk organik sebagai wisata edukasi.
Saat berkunjung ke desa wisata ini, Sahabat Langit7 akan menikmati pemandangan sawah terasering, dan mencoba wisata edukasi budidaya lemon. Desa ini juga menjadi satu-satunya jalur pendakian Gunung Kelud yang mempunyai area camping dengan fasilitas penunjang berupa akomodasi wisatawan yang terus dikembangkan.
Adapun fasilitas lain yang disediakan, mulai dari area parkir, balai pertemuan, cafetaria, mushalla, outbound, spot foto, tempat makan, kios souvenir, kamar mandi umum, homestay, dan lainnya.
Baca Juga: Taman Argowisata Pattiroang, Pusat Perkebunan Sayur-Sayuran di Sinjai(zhd)