Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 09 Mei 2026
home wisata halal detail berita

Wisata Pantai jadi Potensi Andalan Desa Wisata Hadakewa

hasanah syakim Kamis, 22 September 2022 - 19:55 WIB
Wisata Pantai jadi Potensi Andalan Desa Wisata Hadakewa
Pemandangan alam di Desa WIsata Hadekewa (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Desa Wisata Hadakewa terletak di Kabupaten Lembaka, salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur. Desa Wisata ini menyajikan ragam potensi mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner dan sebagainya.

Kepala Desa Hadakewa, Klemens menjelaskan wisata alam menjadi salah satu potensi andalan Desa Wisata Hadakewa, yaitu wisata pantai karena desa ini terletak di pesisir pantai.

"Karena lokasinya berada di pesisir pantai, sehingga masyarakat desa ini memanfaatkan potensi pantai sebagai wisata pantai," ujar Klemens saat dihubungi Langit7 Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Ini 7 Langkah Mengembangkan Desa Wisata

Menurutnya, selain wisata alam desa wisata ini juga mempunyai potensi wisata budaya yaitu Bungker Jepang.

"Di laut juga kami menawarkan aktivitas wisata yang cukup unik, yaitu wisatawan dapat menyaksikan penangkapan ikan teri secara tradisional," katanya.

Lebih lanjut, Klemens menerangkan ikan teri yang ditangkap ini kemudian diolah serta dijadikan sebagai produk untuk oleh-oleh khas dari tempat wisata ini.

"Kami tawarkan juga aktivitas snorkeling sebagai salah satu wisata favorit yang ada di pantai ini dengan keindahan terumbu karang, serta biota bawah laut yang beragam," terangnya.

Menurut Klemens, terdapat kurang lebih lima spot tempat yang disediakan untuk kegiatan snorkeling, begitu juga diving. Dua aktivitas itu menjadi potensi wisata andalan di Desa Wisata Hadakewa.

"Kalau snorkelingnya bebas di pantai tempat wisata atau selain dari lima spot yang disediakan, itu tidak dikenakan biaya hanya saja, kami menyediakan sewa alat snorkeling bagi wisatawan sebesar Rp50 ribu," katanya.

Kendati demikian, jika wisatawan ingin bersnorkeling atau diving di lima spot akan dikenakan biaya tambahan, karena wisatawan harus menjangkaunya dengan menggunakan alat transportasi.

"Jadi kami sediakan jasa transportasi yaitu kapal atau perahu cepat. Kisaran dari Rp250 sampai Rp400 ribu per perahu dengan kapasitas minimal 2 orang dan maksimal 7 orang," ungkap Klemens.

Baca juga: Pesona Pantai Grigak, Objek Wisata Pantai Tak Berpasir

Tak hanya itu, wisatawan juga disediakan fasilitas penunjang di sekitar area wisata mulai dari kamar mandi, area parkir yang cukup luas, kafe, tempat makan, outbound, kios souvenir, spot foto, penginapan, selfie area dan lainnya.

"Kafe dibuka mulai pukul 10.00 WIB - 22.00 WIB. Sehingga wisatawan yang telah selesai snorkelong bisa istirahat sembari makan siang atau sekadar memesan kopi, minuman dingin dan lainnya," katanya.

Selain itu, wisatawan juga bisa memesan untuk hidangan makan malam dengan live musik yang biasa ada di kafe tersebut.

"Untuk sarana musholla kami belum menyediakan tapi lokasi wisata ini cukup dekat dengan masjid sehingga wisatawan yang hendak menunaikan ibadahnya bisa di masjid tersebut," jelas dia.

Klemens juga menerangkan, wisata budaya juga menjadi salah satu potensi yang ada di desanya, di mana terdapat beberapa ritual atau tradisibyang biasa dilakukan masyarakat sekitar.

"Kami mempunyai beberapa ritual yaitu ritual untuk memanggil hujan sama ritual untuk panggil ikan. Jadi kalau kita di musim hujan kita buat ritual panggil hujan, terus jika para nelayan tangkapannya berkurang kami adakan ritual untuk memanggil atau memberi makan ikan sebagai bentuk rasa syukur," katanya.

Menurutnya, ritual tersebut dilakukan sesuai kondisi dan sementara ritual yang biasanya dilakukan yaitu ritual penjemputan wisatawan.

"Kalau ada tamu yang datang dalam bentuk kelompok kami terima secara budaya dari pintu depan jadi kita buat ritual menjemput mereka untuk masuk ke tempat wisata," paparnya.

Menurutnya, ritual tersebut dilakukan tergantung kedatangan tamu, biasanya warga sekitar menyambutnya dengan tari-tarian khas Kabupaten Lembaka.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 09 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)