LANGIT7.ID, Sukabumi - Desa Wisata Hanjeli berada di Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat. Desa wisata ini menawarkan konsep eduwisata budidaya tanaman pangan hanjeli yang hampir punah.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf),
Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, Desa Wisata Hanjeli fokus mengembangkan program ketahanan pangan, sehingga berhasil masuk 50 besa terbaik di ajang
Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.“Ini desa wisata ke-40 dari 50 besar ADWI 2022 yang mengedepankan restorasi pangan lokal, dan tanaman hanjeli juga punya nutrisi yang baik," ujar Sandiaga dalam keterangannya Senin (26/9/2022).
Lebih lanjut, Sandiaga menilai Desa Wisata Hanjeli mampu membantu mewujudkan ketahanan pangan dengan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.
Baca juga: Rekomendasi 7 Tempat Camping Seru di Bandung Sambil Hafal Qur'an"Tanaman hanjeli juga dikenal sebagai jali, enjelai, atau jelai. Sejenis tumbuhan biji-bijian tropika dari suku padi-padian atau Poaceae. Tanaman ini banyak tumbuh di Desa Wisata Hanjeli," ungkapnya.
Tak hanya itu, Desa Wisata Hanjeli menambahkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, dengan membangun karakter geografi yang menekankan seluruh elemen karakter alam dan budaya, hingga menciptakan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
"Di Desa Wisata Hanjeli wisatawan diajak untuk belajar mengenal pangan lokal mulai dari cara bertanam dan panen hanjeli menggunakan alat tradisional," ujar Sandiaga.
Ketika berkunjung ke desa wisata ini, Sahabat Langit7 akan melihat langsung proses pengolahan hanjeli dengab cara yang masuh tradisional. Mulai dari menampi bulir kemudian memecah bulir hanjali menggunakan lesung.
Desa Wisata Hanjeli juga memiliki beragam aksi teatrikal dan tari-tarian yang melibatkan warga dari berbagai usia.
Sandiaga meyakini desa wisata ini bisa menciptakan peluang kerja baru bagi warganya.
Baca juga: Menilik Keindahan Desa Wisata Taman Laong Baloq NTB"Ini merupakan tugas Kemenparekraf untuk membina desa-desa seperti ini agar bisa menjadi sumber ketahanan pangan kita dan ini kunci kemampuan kita untuk bangkit ekonomi pascapandemi," kata Sandiaga.
Sandiaga juga berharap Desa Wisata Hanjeli bisa semakin populer dan menjadi destinasi wisata favorit. Menurutnya, Kemenparekraf akan membantu memberikan pendampingan pembuatan konten promosi.
"Mengingat ada begitu banyak potensi yang bisa digarap dari desa wisata tersebut. Jadi bukan hanya bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang jadi kearifan lokal," ujar Sandiaga.
(sof)