LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di pesisir agar bergerak menghadirkan desa wisata.
Sandiaga juga berupaya, agar masyarakat di sekitar pesisir dapat memaksimalkan potensi bahari yang dimiliki, melalui kerangka konsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
"Meski Indonesia adalah negara kepulauan. Belum banyak desa wisata yang berada di daerah pesisir, dan menawarkan potensi bahari. Di ajang
ADWI 2021, dari 50 desa wisata terkurasi hanya 15 persen yang letaknya di daerah pesisir," kata Sandiaga dalam keterangannya Jum'at (7/10/2022).
Baca juga: Sempat Ditolak Warga, Taman Wisata Mangrove Kini Ramai DikunjungiDengan demikian, pihaknya terus mendorong agar masyarakat khususnya pelaku Parekraf di daerah pesisir, dapat memaksimalkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.
"(ADWI) Tahun ini kita dorong dan akhirnya dapat 20 persen, padahal kita negara kepulauan tapi desa wisata lebih banyak di gunung, sungai. Kita ingin lebih banyak lagi atau sekitar 20 sampai 30 persen desa wisata ada di pesisir," katanya.
Lebih lanjut, Sandiaga menerangkan kehadiran A Lobster Farm di Pantai Amed, Karangasem, Bali dapat memberikan warna dalam pengembangan
potensi desa wisata di kawasan pesisir. Terlebih bagi pelaku Parekraf berkonsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
A Lobster Farm menawarkan pariwisata bahari yang dipadukan dengan konsep edukasi khususnya budidaya lobster. Wisatawan dapat merasakan pengalaman diving sambil memberi makan lobster.
Selain itu juga terdapat Aruna Visit Center sebagai tempat showcase produk seafood Aruna, serta restoran di mana pengunjung dapat mencicipi menu-menu seafood segar Aruna.
Baca juga: Wisata Alam Curug Koleangkak, Miliki Pesona Air Jernih Berwarna Biru"Hari ini saya sangat berbahagia di tengah-tengah perhelatan WWCE (World Conference on Creative Economy) kita melihat kreativitas, dan kolaborasi, yaitu di Desa Amed mengembangkan konsep A Lobster Farm," ujarnya.
Menurutnya, di A Lobster Farm ini juga menawarkan pariwisata untuk aktivitas diving dengan edukasi tentang lobster bagaimana cara budidaya lobsternya.
"Saya sangat mengapresiasi dan mudah-mudahan dapat menjadi contoh dalam eksistem pemberdayaan nelayan, dan masyarakat dalam mendukung terciptanya 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024," jelasnya.
(sof)