LANGIT7.ID, Jakarta - Dua qari asal Indonesia menoreh
prestasi membanggakan dengan menyabet medali perunggu dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (
MTQ) Internasional di Malaysia.
Mereka adalah Muhammad Rizqon asal Kalimantan Selatan dan Yuni Wulandari Hasim asal Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadits Kemenag, Rijal Ahmad Rangkuty mengatakan dua medali MTQ Internasional di Malaysia ini melengkapi capaian juara sebelumnya. Dan sepanjang 2022 ini, Indonesia telah menjadi juara MTQ Internasional di 6 negara.
Baca Juga: Dasrizal M Nainin, Qari Indonesia Juara MTQ Internasional Kuwait"Kami sangat bersyukur atas capaian dua medali perunggu pada MTQ Internasional di Malaysia. Kado terindah untuk bangsa setelah delegasi Indonesia juara di Rusia, Amerika, Arab Saudi, Maroko, Kuwait, dan Malaysia," ujar Rijal dikutip dari Kemeng, Rabu (26/10/22).
Sementara, Dirjen Bimas Islam Kemeng, Kamaruddin Amin mengaku berharap prestasi kali ini dapat menjadi inspirasi generasi milenial untuk terus meraih prestasi.
"Alhamdulillah, ini kabar gembira untuk kita semua. Menjadi sebuah kesyukuran dan oase bagi bangsa. Qari atau qariah, hafiz atau hafizah kita terus berjaya di MTQ Internasional. Semoga menjadi inspirasi bagi generasi milenial untuk terus mengukir prestasi," ujar Kamaruddin.
Dia melanjutkan, qari dan hafiz yang menjadi juara internasional umumnya juga akan menjadi influencer di komunitasnya dan media sosial.
Dan Kamaruddin optimis, kehadiran mereka menjadi instrumen yang efektif dalam mendesiminasikan nilai-nilai mulia Al-Qur'an.
"Mereka masih muda, produktif, kreatif, inovatif, dan moderat. Kemenag terus mendorong para juara untuk mengajak masyarakat belajar dan mengamalkan Al-Qur'an yang penuh dengan ajaran toleransi, kerukunan, kedamaian, dan saling mencintai serta menghormati," katanya.
Kemudian, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, keikutsertaan Indonesia dalam berbagai MTQ Internasional merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Menurut dia, langkah ini menjadi upaya meneguhkan komitmen Indonesia sebagai salah satu kiblat kajian keislaman di dunia.
"Target Kemenag bukan hanya menjadi juara, tetapi menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Indonesia insya Allah siap menjadi salah satu kiblat peradaban dunia. Keikutsertaan dalam MTQ Internasional merupakan salah satu cara mengenalkan Indonesia sebagai kiblat peradaban dunia," pungkasnya.
(bal)