LANGIT7.ID, Jakarta - Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat bantuan tabung lengkap dengan regulator oksigen dari SKK Migas - KKKS Sumsel. Bantuan tersebut merupakan program membantu penanganan Covid-19 di Bumi Sriwijaya.
Dalam penyerahan bantuan tersebut, pemerintah provinsi setempat menerima bantuan berupa tabung oksigen ukuran enam meter kubik sebanyak 50 tabung lengkap dengan regulator oksigen.
Usai menerima bantuan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya, mengatakan bantuan tersebut merupakan bukti keseriusan berbagai pihak dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.
“Bantuan tersebut tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut juga diharap dapat memantik perusahaan penghasil oksigen lainnya untuk membantu kebutuhan oksigen ini,” ujar Mawardi, Rabu (18/8).
Baca juga: 1.203 Penyandang Disabilitas di Muba Dapat Bantuan Uang Selama Lima BulanMenurut dia, bantuan oksigen tersebut nantinya akan disebar ke sejumlah rumah sakit rujukan di Sumsel.
“Akan kita sebar, khususnya rumah sakit yang mendesak membutuhkan oksigen. Saat ini kita dibantu sebanyak 50 tabung. Tapi, kita usulkan juga agar bisa dilakukan penambahan khususnya bantuan tabung, termasuk juga ISO Tank,” tambah dia.
Saat ini, lanjut dia, stok oksigen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel sangat aman dan terkendali. Termasuk juga untuk memenuhi kebutuhan oksigen provinsi lain. Hanya saja, kurangnya ISO Tank menjadi salah satu kendala sehingga daya tampung liquid oksigen tersebut cukup terbatas.
“Kalau oksigen, kita tidak kekurangan. Kita malah bisa membantu provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan oksigen ini. Tapi, kendala kita adalah kurangnya ISO Tank untuk menampung liquid oksigen tersebut. Kita harap ada bantuan dari pihak lain untuk ISO Tank ini,” ungkap dia.
Baca juga: Riset Terbaru AS: Vaksin mRNA Covid-19 Aman bagi Ibu HamilSementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, mengungkapkan bantuan oksigen tersebut diberikan sebagai bentuk keseriusan pihaknya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kita tahu bantuan ini jauh dari kata cukup, namun kita harap ini dapat meringankan. Ini merupakan andil kami dalam penanganan Covid-19 di Sumsel,” tuturnya.
Dirinya pun menjelaskan, pandemi Covid-19 saat ini menimbulkan dampak yang cukup luas bagi masyarakat. Karena itu, penanganan secara kolaborasi dan cepat harus terus dilakukan.
“Memang Covid-19 ini dampaknya luar biasa. Ekonomi, kesehatan, dan aktivitas sosial yang sangat terdampak. Kita harap dengan kerjasama dan bantuan semua pihak, persoalan ini dapat segera teratasi,” tutup dia.
(zul)