LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan potensi pelaku ekraf yang ada di Kabupaten Lebak, Banten, melalui program Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif).
Program ini dilaksanakan di 36 Kabupaten dan Kota di Indonesia, dua diantaranya termasuk Lebak dan Pandeglang.
Sandiaga menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini diikuti dengan pendampingan. Workshop akan dilanjutkan dengan pendampingan mengenai akses pemasaran, kemudahan perizinan, pelaporan keuangan, dan akses pembiayaan.
"Program ini menyasar para pelaku UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Diketahui, dari 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, 70 persen di antaranya atau sekitar 42 juta pelaku UMKM bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam workshop KaTa Kreatif di Rahaya Resto and Resort, Lebak, Banten, Jumat (20/8).
Baca juga:
Game Diharapkan jadi Wisata Super Prioritas, Ini Alasannya"Ini merupakan suatu bentuk pendekatan 360 derajat, di mana kita memberikan suatu ekosistem atau jejaring agar UMKM kreatif ini bisa bangkit dan berkembang, itu yang menjadi sasaran kita," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Sandiaga juga menyebut program ini bertujuan untuk menunjang pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Lebak. Selain memiliki potensi wisata seperti Pantai Sawarna dan pemandangan "Negeri di Atas Awan" di Desa Citorek Kidul, Lebak juga dikenal karena produk fesyennya yaitu pakaian adat Baduy dan Batik Lebak.
"Baju ini sangat nyaman dipakai. Jadi ini layak dijadikan sebagai suvenir yang bisa diberikan kepada wisatawan dan juga bisa ditawarkan melalui platform e-commerce," ujarnya saat mengenakan pakaian adat Baduy.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, menyatakan pihaknya akan mendorong potensi-potensi wisata dan ekraf di Lebak untuk menjadi ikon pariwisata daerah itu. "Kami akan mendorong potensi-potensi ini untuk menjadi ikon pariwisata Lebak. Tentunya kami butuh dukungan dari Pak Menteri dan nanti konkretnya akan kami usulkan ke Pak Menteri," terangnya.
(sof)