LANGIT7.ID-, Jakarta- - PSSI memberikan penjelasan terkait kehadiran Calvin Verdonk dalam sesi latihan Timnas Indonesia hari ini. Meski proses naturalisasinya belum rampung, pemain berdarah Belanda tersebut tetap diikutsertakan berdasarkan permintaan dari sang pelatih kepala, Shin Tae-yong.
Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, mengungkapkan bahwa Calvin Verdonk hadir dalam latihan perdana Skuat Garuda di Stadion Madya, Senayan, pada Jumat (31/5/2024) atas keinginan Ketua Umum PSSI dan juga pelatih Shin Tae-yong. Menurutnya, hal ini dilakukan agar sang pelatih dapat memantau kondisi Verdonk sekaligus memfasilitasi pemain tersebut untuk menyatu dengan skuat.
"Saya perlu sampaikan bahwa hari ini Verdonk sudah ikut latihan dengan timnas. Memang itu keinginan Pak Ketum tentu atas permintaan Shin Tae-yong agar Verdonk bisa bergabung, dan Alhamdulillah pagi ini sudah bergabung," jelas Sumardji.
"Tujuannya supaya coach Shin tahu kondisi dia, dan bisa menyatu sambil menunggu proses naturalisasi yang sedang dilakukan federasi," imbuhnya.
Saat ini, proses perpindahan warga negara Verdonk yang memiliki darah Belanda tengah dalam tahap pembahasan di DPR. Rencananya, pemain tersebut akan menghadap dalam sidang di Komisi III dan X DPR pada Senin (3/6/2024) mendatang.
"Ya, ini sedang proses berjalan. Nanti kita ikuti perkembangannya," tutur Sumardji.
Dia menambahkan, skuat Timnas Indonesia saat ini sudah hampir lengkap. Terbaru, Pratama Arhan telah bergabung dalam latihan. Hanya tersisa tiga pemain yang masih absen, yakni Justin Hubner, Jordi Amat, dan Jay Idzes. Sementara itu, Yance Sayuri terpaksa dicoret karena mengalami cedera. Untuk mengisi kekosongan, Shin Tae-yong memanggil dua pemain baru, Malik Risaldi (Madura United) dan Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda).
Latihan ini digelar dalam rangka menatap dua laga sisa di Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Timnas Indonesia akan menghadapi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (6/6/2024), dan kemudian menjamu Filipina di lokasi yang sama lima hari setelahnya.
(lam)