LANGIT7.ID-Riyadh; Kemitraan strategis antara Arab Saudi dan Tiongkok di sektor kota dan perumahan akan ditingkatkan setelah pertemuan tingkat tinggi di Riyadh.
Menteri Kota, Urusan Pedesaan, dan Perumahan Kerajaan Majid Al-Hogail bertemu dengan Duta Besar Beijing Chang Hua di kantor pusat kementerian di Riyadh untuk menegaskan kembali hubungan real estate.
Para pejabat membahas peluang untuk memperkuat kerja sama dan kemitraan dalam pengembangan real estat, kontrak, dan layanan kota, menurut laporan Saudi Press Agency.
Al-Hogail menekankan komitmen kementerian untuk membina kemitraan strategis dengan Tiongkok dan menyatakan aspirasinya untuk mengembangkan hubungan ini lebih jauh, termasuk membentuk tim kerja gabungan untuk menjajaki jalur kerja sama baru.
Kunjungan Al-Hogail menandai tonggak penting dalam hubungan perumahan Saudi-Tiongkok.
Menyusul perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif yang ditandatangani oleh Raja Salman dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada bulan Desember 2022, kunjungan ini meluncurkan fase baru kerja sama bilateral di sektor real estate.
Kemitraan strategis Saudi-Tiongkok bertujuan untuk meningkatkan dinamika pasar real estate Saudi dengan berkolaborasi dengan perusahaan lokal dan internasional terkemuka dan menarik investasi di sektor perumahan.
Kerja sama ini berdampak pada lebih dari 120 kegiatan dan industri, memberikan masyarakat solusi perumahan dan pilihan pembiayaan yang lebih terjangkau.
Kemitraan ini bertujuan untuk mendongkrak produk domestik bruto nonmigas, dengan kontribusi sektor kegiatan real estate sebesar 12,1 persen dan bidang konstruksi dan bangunan sebesar 11,2 persen.
Kolaborasi ini mendukung target Program Perumahan, yang merupakan bagian dari Visi 2030, yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kepemilikan rumah menjadi 70 persen pada tahun 2030, naik dari 63,74 persen pada akhir tahun 2023.
National Housing Co. sedang mengembangkan perumahan di pinggiran kota dan komunitas perkotaan terintegrasi, berencana membangun 300.000 unit rumah pada akhir tahun 2025.
Kedua negara terus bekerja sama untuk meningkatkan sektor perumahan. Pada bulan Agustus 2023, kementerian menandatangani 12 perjanjian real estat senilai SR5 miliar ($1,3 miliar) dengan perusahaan Tiongkok.
Selain itu, NHC Kerajaan Arab Saudi menandatangani perjanjian dengan perusahaan konstruksi Tiongkok CITIC Construction Group pada bulan Mei lalu untuk mendirikan kota industri dan zona logistik di Arab Saudi.
Dalam pertemuan tersebut, Hua memuji hubungan diplomatik yang bersejarah dan bermanfaat antara Arab Saudi dan Tiongkok.
Dia menyoroti minat Tiongkok dalam meningkatkan hubungan komersial dan investasi dengan Kerajaan Arab Saudi, khususnya di sektor infrastruktur dan kontraktor.
Duta Besar juga memuji keberhasilan kunjungan Al-Hogail baru-baru ini ke Tiongkok, yang membuka peluang bagi kolaborasi yang lebih mendalam.
Pertemuan ini sejalan dengan upaya aktif Arab Saudi untuk meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai sektor.
Sebelumnya pada bulan Juli, Arab Saudi dan Turki memperluas kerja sama di bidang real estat, infrastruktur, dan pengelolaan limbah, yang disoroti dalam tur resmi tiga hari Al-Hogail di Istanbul.
Selama kunjungan tersebut, beliau bertemu dengan para pejabat dan perusahaan Turki untuk menjajaki peluang investasi, yang mencerminkan strategi Arab Saudi yang lebih luas untuk menjalin kemitraan internasional yang kuat.
Kemajuan pesat pasar real estat Saudi, yang ditandai dengan proyek pembangunan perkotaan yang ambisius dan investasi infrastruktur yang signifikan, terus menarik minat global, menekankan keberlanjutan dan inovasi. (*/saf/arabnews)
(lam)