LANGIT7.ID-London; Petenis kebanggaan Spanyol, Carlos Alcaraz membuat sejarah Grand Slam lebih cepat dibandingkan Tiga Besar legendaris Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic.
Dengan memenangkan gelar grand slam keempatnya pada hari Minggu (14/7/2024), mengalahkan Djokovic di final Wimbledon, Alcaraz telah mengangkat empat trofi grand slam pada usia 21 tahun. Djokovic, Federer, dan Nadal tidak mencapai prestasi semuda itu.
Djokovic, yang merupakan pemegang rekor juara turnamen besar sebanyak 24 kali, baru memenangkan Slam keempatnya hingga AS Terbuka 2011, ketika ia berusia 24 tahun. Nadal berusia 22 tahun ketika ia meraih mahkota Slam keempatnya di Roland Garros pada tahun 2008 dan Federer berusia 23 tahun ketika ia meraih gelar Grand Slam keempatnya di Roland Garros pada tahun 2008.
Alcaraz tidak hanya mencapai prestasi tersebut di usia yang lebih muda dibandingkan Federer, Nadal, dan Djokovic, tetapi pemain Spanyol itu juga melakukannya dalam pertandingan Grand Slam yang jauh lebih sedikit. Pemain berusia 21 tahun ini hanya menjalani 69 pertandingan Slam (59-10) untuk memenangkan trofi keempatnya di level tersebut.
Federer membutuhkan 79 pertandingan (61-18), Nadal mengambil 81 pertandingan (68-13) dan Djokovic memainkan 134 pertandingan Grand Slam (110-24) sebelum ia merebut gelar grand slam keempatnya.
Persentase kemenangan Alcaraz di turnamen besar pada saat kemenangan besar keempatnya (85,5%) lebih baik daripada Nadal (84%), Djokovic (82,1%) dan Federer (77,2%) menurut Infosys ATP Win/Loss Index
Alcaraz telah memenangkan empat final Grand Slam pertamanya, menjadi pemain kedua di Era Terbuka yang merebut empat final tunggal putra utama pertamanya. Satu-satunya pemain lain yang melakukannya adalah Federer, yang memenangi tujuh final besar pertamanya
Petenis Spanyol itu menjadi pemain keenam di Era Terbuka yang menyelesaikan gelar ganda Roland Garros-Wimbledon, bergabung dengan Rod Laver, Bjorn Borg, Nadal, Federer, dan Djokovic.(*/saf/atptour)
(lam)