LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ada penjelasan yang sangat baik tentang bekas sujud tentang ayat: min atsarin sujud dari Imam Masjid Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr Nasaruddin Umar. Menurut Prof Nasaruddin, kalau ada orang Islam yang melakukan sujud dalam sholat, kemudian ada bekas sujud di wajahnya, itu bukan berarti mereka yang ada bekas hitam di jidatnya. “Mohon maaf kalau ada yang kebetulan hitam jidatanya. Bukan itu yang dimaksudkan,” ujar Prof Nasaruddin dalam tausiyahnya di channel nasaruddinumaroffice.
Menurut Prof Nasaruddin, kalau memang bekas sujud itu ada pada bekas hitam di jidatnya, itu bahasanya,”simahum fi jabhatin min atsarin sujud. Tampak tanda-tanda sujud ada pada jidatnya. Jabhatin itu artinya jidat.”
Tapi yang dimaksudkan min atsarin sujud itu, menurut Prof Nasaruddin adalah wajahun atau wujuhum (wajah secara keseluruhan). Apa tanda-tanda sujud? Dalam penjelasan Prof Nasaruddin, ketika ditampilkan kelebihan Nabi Adam, malaikat baru sadar bahwa si malaikat itu mrasa tidak ada apa-apanya dengan Nabi Adam. “Jadi, demikian tentang makna min atsarin sujud,” ujarnya (*)
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”