LANGIT7.ID-, Jakarta- - Olimpiade Paris 2024 merupakan momen berharga bagi para atlet, tak terkecuali bagi Rifda Irfanaluthfi, pesenam putri pertama Indonesia. Rifda tak mau kehilangan momen itu, meski harus menghadapi tantangan besar karena cedera yang belum sembuh sempurna dan harus menunda operasi.
Rifda mengalami cedera di bagian kaki. Sebelumnya ia telah melakukan operasi cedera meniskus yaitu kondisi berupa adanya luka atau robek pada tulang rawan lutut tersebut. Sementara untuk operasi ACL ia memilih menundanya agar bisa tampil di Olimpiade dan membanggakan semua pihak yang telah mendukungnya.
Kondisi yang belum sepenuhnya pulih kemungkinan mempengaruhi penampilan Rifda pada laganya di Olimpiade Paris. Rifda hanya mampu tampil pada satu dari empat alat yang diperlombakan. Dengan penuh perjuangan ia berhasil mencatatkan 9.166 poin.
Baca juga:
Djokovic Menangis Setelah Sukses Meraih Medali Emas di Olympic“Sekarang rasanya lebih tenang, saya sudah bisa membuktikan bisa tampil di Olimpiade. Saya senang bisa menahan rasa sakit sampai kompetisi selesai,” ujarnya.
Meskipun cedera ini membuat Rifda belum bisa memutuskan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pensiun dari dunia senam, ia merasa tenang dan bangga karena telah membuktikan kemampuannya di pentas Olimpiade.
Sabtu 3 Agustus lalu, Rifda telah kembali ke Tanah Air, bersama sang pelatih, Eva Novalina Butarbutar. Kedatangannya disambut dengan bangga oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Sebagai bentuk apresiasi untuk perjuangan Tim Gymnastic Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024, Rifda Irfanaluthfi dan Eva Novalina Butarbutar disambut dengan pengalungan bunga oleh Komite Eksekutif KOI, Jadi Rajagukguk di area Kedatangan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jadi pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rifda
(ori)