LANGIT7.ID-, Jakarta- - Polemik penggunaan dana pemerintah oleh PSSI kembali menjadi sorotan. Beredar kabar bahwa anggaran sebesar Rp 120 miliar yang diterima dari Kementerian Keuangan akan digunakan untuk menyewa pesawat pribadi timnas Indonesia. Namun, PSSI dengan tegas membantah isu tersebut.
Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum PSSI, angkat bicara mengenai peruntukan dana yang diterima dari pemerintah. Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut akan dialokasikan untuk keperluan pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional, bukan untuk menyewa pesawat pribadi.
"Anggaran Rp 120 miliar itu diperuntukkan untuk kebutuhan pelatnas, pembinaan, dan hal-hal terkait lainnya. Sama sekali tidak ada alokasi untuk penyewaan pesawat non-komersial," ujarZainudin dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (6/8/2024).
Baca Juga:
PSSI Siapkan Dana Fantastis untuk Sewa Pesawat Pribadi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini juga menjelaskan bahwa dana yang diterima dari pemerintah sebenarnya belum mencukupi kebutuhan federasi. Menurutnya, PSSI memerlukan dana hingga empat kali lipat dari yang telah diberikan pemerintah untuk menjalankan seluruh programnya.
Terkait rencana penggunaan pesawat carter untuk perjalanan timnas ke Bahrain dan China pada Oktober mendatang, Amali menyatakan bahwa biaya tersebut akan ditanggung dari sumber pendanaan lain. "Pembiayaan untuk sewa pesawat, jika diperlukan, akan kami peroleh dari pendapatan komersial PSSI, bukan dari APBN," tegasnya.
PSSI juga mengonfirmasi bahwa mereka mendapatkan dukungan finansial dari berbagai pihak, termasuk sponsor dan pendapatan komersial lainnya. Dana-dana inilah yang akan digunakan untuk membiayai kebutuhan di luar anggaran yang telah dialokasikan pemerintah.
Amali menekankan bahwa penggunaan dana APBN telah diatur dengan ketat dan melalui pengawasan Kementerian Keuangan serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Saya pastikan bahwa informasi tentang penggunaan dana APBN untuk sewa pesawat pribadi itu tidak benar," tutupnya.
Dengan klarifikasi ini, PSSI berharap dapat menghentikan spekulasi yang beredar dan fokus pada persiapan timnas menghadapi pertandingan-pertandingan penting di masa mendatang.
(lam)