Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 31 Mei 2026
home wirausaha syariah detail berita

Rumah Sakit Ridhoka Salma: Pionir Pelayanan Kesehatan di Bekasi Berbasis Sedekah

nabil Rabu, 07 Agustus 2024 - 12:32 WIB
Rumah Sakit Ridhoka Salma:  Pionir Pelayanan Kesehatan  di Bekasi Berbasis Sedekah


LANGIT7.ID-Bekasi; Masyarakat di Bekasi wajib tahu bahwa di Jl Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat, Bekasi, ada rumah sakit bagus yang sangat unik dan istimewa. Rumah Sakit yang bernama Ridhoka Salma ini, hadir sebagai pionir dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kekuatan sedekah. Rumah Sakit yang didirikan pada akhir tahun 2011 ini telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membantu pasien dari berbagai latar belakang yang kurang mampu.

Direktur Utama PT Ridhoka Salma, Ibu Roziana Ghani, mengungkapkan filosofi yang menjadi landasan operasional rumah sakit adalah ketulusan membantu orang-orang yang tidak mampu. “Kami meyakini betul dengan membantu orang-orang yang tidak mampu, maka tanpa sadar kesulitan diri kita pun akan terpecahkan. Allah akan bantu solusinya," ujar Ibu Ghani yang juga pemilik rumah sakit Ridhoka Salma.

Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang membedakan Ridhoka Salma dengan rumah sakit lain, karena rumah sakit ini tidak meminta jaminan di awal kepada pasien yang masuk ke unit gawat darurat. “Prioritas utama adalah keselamatan pasien, bukan status jaminan mereka,” katanya. Kebijakan ini menurut dia, telah membantu banyak pasien dalam situasi darurat yang tidak memiliki jaminan kesehatan atau kemampuan finansial.

Rumah Sakit Ridhoka Salma:  Pionir Pelayanan Kesehatan  di Bekasi Berbasis Sedekah

Dijelaskan juga, Rumah sakit Ridhoka Salma telah menjalin kemitraan dengan “Komunitas Sedekah Rombongan” sejak tahun 2014. Kemitraan ini memungkinkan rumah sakit bisa membantu lebih banyak pasien kurang mampu dengan memberikan pelayanan kesehatan tanpa sulit, rumit, berbelit-belit, baik dalam proses administrasinya maupun penanganan kesehatan. Sedekah Rombongan, menurut dia, adalah sebuah komunitas yang ada di beberapa wilayah dan setiap area yang juga memiliki koordinator dari para kurir Sedekah Rombongan masing-masing. Fungsi dari para kurir Sedekah Rombongan adalah membantu merujuk mendampingi pasien kurang mampu ke rumah sakit Ridhoka Salma.

Roziana Ghani menekankan pentingnya niat tulus dalam memberikan pelayanan: "Kami yakin sedekah tidak akan membuat kita miskin. Sedekah itu justru yang akan membuat kita ini dapat solusi. Ini yang disebut the power of sedekah."

Pendekatan ini, ia akui sendiri telah membawa dampak positif bagi rumah sakitnya. Dari awalnya hanya memiliki 30 tempat tidur pada tahun 2012, rumah sakit ini berhasil meningkatkan kapasitasnya menjadi 60 tempat tidur pada tahun 2014. Pada tahun 2016, rumah sakit ini juga berhasil menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kini, rumah sakit Ridhoka Salma makin berkembang pesat dengan memiliki 120 tempat tidur dan fasilitas yang lengkap, dan yang membuat nyaman karena rumah sakit ini memberi kesan sangat religious, bersih dan sistem pelayanan yang sangat ramah.

Ridhoka Salma juga dikenal dengan program sedekah hariannya dengan menyediakan makanan gratis setiap hari. Program ini didasarkan pada keyakinan bahwa sedekah makanan adalah salah satu bentuk sedekah terbaik yang dapat memberikan keberkahan bagi rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang dapat bantuan makanan, kemudian dimakan, maka, makanan tersebut menjadi sebuah energi besar yang menyebabkan seseorang menjadi sangat bersemangat. “Energi besar pada seseorang yang besar itulah yang kemudian memberi pengaruh positif terhadap rumah sakit Ridhoka Salma,” ujarnya.

Soal pengaruh positif, Ibu Roziana Ghani mengutip pengakuan jujur dari seorang dokter yang sudah bekerja selama 8 tahun di Ridhoka Salma. Menurutnya, dokter tersebut merasakan sesuatu yang berbeda karena meskipun fasilitas yang dimiliki Ridhoka Salma tidak selengkap rumah sakit lain yang sudah mapan, tetapi tidak ada satu pun pasien yang meninggal di meja operasi. Sementara, kata dokter tersebut, di rumah sakit lain, banyak didukung dengan fasilitas yang super lengkap ternyata masih ada pasien yang meninggal di meja operasi.

“Jadi kata dokter yang sudah 8 tahun bekerja di Ridhoka Salma merasa di rumah sakit ini banyak malaikatnya yang ikut menjaga, sehingga para dokter merasa nyaman dan kegiatan operasinya juga lancar dan berhasil,” ujar Ibu Ghani mengutip pengakuan dokter di rumah sakitnya yang kebetulan juga seorang non muslim. Meskipun non muslim, tetapi, dokter tersebut mengaku bisa merasakan aura positif yang terdapat di dalam rumah sakit.

Rumah Sakit Ridhoka Salma:  Pionir Pelayanan Kesehatan  di Bekasi Berbasis Sedekah

Hal positif lain yang juga bisa dilihat dari rumah sakit Ridhoka Salma, adalah komitmennya dalam menerapkan kebijakan pembayaran yang sangat fleksibel. Misalnya, ketika ada pasien yang tidak mampu membayar penuh, maka si pasien tersebut dapat melakukan pembayaran dengan sistem mengangsur sesuai kemampuannya tanpa adanya jaminan. “Bahkan proses mengangsurnya pernah ada yang 10-12 kali. Dalam beberapa kasus, rumah sakit bahkan mengikhlaskan biaya pengobatan bagi pasien yang benar-benar tidak mampu,” ujar Ibu Ghani.

Ia mengakui bahwa pendekatan berbasis sedekah ini juga berdampak positif pada pengembangan rumah sakit. Pemilik tanah di sekitar rumah sakit misalnya, kata Ibu Ghani, bersedia menjual tanah mereka kepada Ridhoka Salma dengan pembayaran bertahap tanpa bunga. Padahal ada pihak lain yang bersedia membayar tanah-tanah di belakang rumah sakit tersebut dengan kontan alias cash. Tetapi, warga yang berada di belakang rumah sakit memilih memberikan tanahnya kepada pihak rumah sakit. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap misi rumah sakit yang kami bangun selama ini,” ujarnya.

Ridhoka Salma juga menjadi salah satu dari sedikit rumah sakit di Bekasi yang memutuskan untuk beroperasi secara syariah. Meskipun hal ini membawa tantangan tambahan, namun rumah sakit ini tetap berkomitmen pada prinsip prinsip kesyariahan. Maka, dengan pendekatan uniknya, Rumah Sakit Ridhoka Salma telah membuktikan bahwa pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan sedekah dapat membawa keberkahan dan pertumbuhan. “Rumah sakit ini menjadi contoh bagaimana sebuah institusi kesehatan dapat menggabungkan nilai-nilai kemanusiaan dengan pelayanan medis profesional, menciptakan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar,” ujar Ibu Ghani bersemangat.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 31 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)