LANGIT7.ID-, Jakarta- - Timnas Indonesia kembali mengejutkan dunia sepak bola dengan menahan imbang Australia 0-0 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Pertandingan yang berlangsung sengit selama 90 menit plus waktu tambahan ini menyajikan aksi-aksi menarik dari kedua tim.
Babak kedua dimulai dengan pergantian pemain dari timnas Indonesia. Rafael Struick ditarik keluar dan digantikan oleh Witan Sulaeman, memberikan penyegaran bagi lini serang Garuda. Keputusan ini terbukti tepat ketika pada menit ke-50, Witan nyaris menciptakan peluang emas.
Baca juga:
Dramatis! Indonesia Tahan Imbang Australia 0-0 di Babak Pertama Kualifikasi Piala DuniaKerja sama apik antara Witan Sulaeman dan Sandy Walsh di sisi kanan lapangan Australia menghasilkan serangan berbahaya. Mereka melakukan kombinasi one-two yang berujung pada umpan lambung Witan ke kotak penalti. Sayangnya, bek tangguh Australia, Harry Souttar, berhasil menghalau ancaman tersebut.
Tak lama berselang, tepatnya di menit ke-53, skuad Merah Putih kembali mengancam gawang Australia. Kali ini, Ragnar Oratmangoen berhasil memanfaatkan kesalahan umpan Nestroy Irankunda. Ragnar menerobos ke kotak penalti dan melepaskan tembakan, namun sekali lagi Harry Souttar tampil sebagai penyelamat tim tamu.
Australia tak tinggal diam. Mereka mendapatkan tendangan bebas berbahaya pada menit ke-56 setelah Justin Hubner melakukan pelanggaran terhadap Nestroy Irankunda. Craig Goodwin mengambil eksekusi dan mengarahkan bola langsung ke gawang Indonesia. Meski berhasil menembus tembok pertahanan, kiper Maarten Paes mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Maarten Paes kembali menjadi pahlawan timnas Indonesia pada menit ke-66. Kali ini ia berhasil menggagalkan tembakan keras Adam Taggart dari jarak dekat, mempertahankan clean sheet timnya.
Pelatih timnas Indonesia melakukan pergantian taktis pada menit ke-70 dengan menarik keluar Ivar Jenner dan memasukkan Thom Haye. Langkah ini bertujuan untuk menyegarkan lini tengah Garuda menghadapi dominasi Australia.
Meskipun Australia terus menekan, pertahanan Indonesia tetap kokoh. Maarten Paes berkali-kali melakukan penyelamatan penting, membuktikan kualitasnya sebagai kiper andalan timnas.
Memasuki masa injury time, kedua tim masih berusaha mencari gol kemenangan. Indonesia nyaris mencetak gol pada menit ke-93 melalui serangan yang dimulai oleh Nathan Tjoe A-On dan Calvin Verdonk. Sayangnya, Witan Sulaeman gagal menuntaskan peluang emas tersebut.
Di penghujung pertandingan, Australia mendapat kesempatan terakhir melalui tendangan bebas Samuel Silvera. Namun, eksekusinya melambung jauh di atas mistar gawang Indonesia.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang, mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 0-0. Hasil ini merupakan prestasi luar biasa bagi timnas Indonesia, yang berhasil menahan salah satu kekuatan sepak bola Asia.
(lam)