Ketua PSSI Erick Thohir mengungkapkan rencana ambisius untuk memperkuat skuad timnas Indonesia menjelang pertandingan penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Fokus utama tertuju pada dua talenta muda Eredivisie, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, yang sedang dalam proses naturalisasi.
Dalam pernyataannya usai menyaksikan final sepak bola putri PON Aceh-Sumut 2024, Erick menegaskan tenggat waktu kritis antara 20-24 September untuk mendaftarkan kedua pemain. "Kami punya jendela 4-5 hari untuk mendaftarkan mereka. Lewat dari itu, mereka tak bisa tampil di Oktober," jelasnya.
Proses naturalisasi Hilgers dan Reijnders telah mendapat lampu hijau dari Presiden dan beberapa menteri terkait. Langkah selanjutnya melibatkan diskusi dengan Komisi X DPR RI pada 17 September, dilanjutkan dengan Komisi III.
Jika semua berjalan lancar, prosedur akan berlanjut ke Kementerian Sekretariat Negara untuk penerbitan SK Presiden, diakhiri dengan pengucapan sumpah di Kemenkumham.
Kedua pemain, yang memiliki darah Indonesia dari garis ibu, diharapkan bisa memperkuat timnas saat menghadapi Bahrain dan China di Oktober mendatang. Pertandingan ini krusial dalam perjalanan Indonesia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Erick optimis proses ini bisa rampung tepat waktu. "DPR berencana mendukung pada tanggal 17, lalu 19 paripurna," ujarnya, menekankan dukungan yang telah diperoleh dari berbagai pihak.
Upaya naturalisasi ini mencerminkan ambisi PSSI untuk meningkatkan daya saing timnas di kancah internasional, memanfaatkan talenta diaspora yang bermain di liga top Eropa.
(lam)