LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam perkembangan terbaru dunia sepak bola Tanah Air, bakat muda asal Belanda, Mees Hilgers, mengungkapkan kesiapannya bergabung dengan Tim Nasional Indonesia. Pemain FC Twente berusia 23 tahun ini telah melewati tahap krusial proses naturalisasi, dengan persetujuan dari Komisi III dan X DPR RI pada 17 September 2024.
Hilgers, yang kini tinggal menunggu Surat Keputusan Presiden (Keppres) dan prosesi pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), menunjukkan dedikasi tinggi untuk beradaptasi. Meskipun mengakui keterbatasan kemampuan berbahasa Indonesia, ia berkomitmen untuk segera mempelajarinya.
"Saat ini, kemampuan bahasa Indonesia saya masih sangat terbatas," ujar Hilgers dalam wawancara dengan Voetbal Primeur dikutip Kamis (19/9/2024). Ia menambahkan, "Untuk sementara, saya akan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan bantuan penerjemah. Namun, saya bertekad untuk menggunakan waktu jeda internasional untuk memperdalam penguasaan bahasa Indonesia."
Federasi sepak bola Indonesia menargetkan Hilgers dapat melakukan debutnya bersama Timnas pada Oktober 2024, bertepatan dengan laga ketiga dan keempat putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi tantangan berat melawan Bahrain dan China.
Proses naturalisasi Hilgers bukan merupakan kasus terisolasi. Eliano Reijnders, talenta muda lainnya, juga sedang menjalani proses serupa dan telah mendapat persetujuan dari komisi yang sama di DPR RI.
Langkah strategis ini mencerminkan upaya serius Indonesia dalam memperkuat armada sepak bolanya di kancah internasional. Dengan masuknya pemain-pemain berlatar belakang Eropa, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pengalaman internasional dan semangat lokal.
Sementara itu, proses finalisasi kewarganegaraan Hilgers direncanakan akan berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belanda dalam waktu dekat. Langkah ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi karier Hilgers, tetapi juga bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Dengan komitmen Hilgers untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, diharapkan integrasi pemain ini ke dalam skuad nasional dapat berjalan mulus. Hal ini juga dapat menjadi contoh positif bagi pemain naturalisasi lainnya di masa depan, menekankan pentingnya adaptasi kultural di samping kemampuan teknis di lapangan.
(lam)