LANGIT7.ID-, Jakarta- - Timnas Indonesia bersiap mendapat suntikan tenaga baru menjelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, dua pemain muda yang berkiprah di liga top Belanda, Eredivisie, kini berada di ambang pintu untuk mengenakan jersey Merah Putih.
Hilgers, bek tangguh berusia 22 tahun yang saat ini membela FC Twente, dan Reijnders, gelandang berbakat 22 tahun dari PEC Zwolle, telah menunjukkan keseriusan untuk mewakili Indonesia di kancah internasional. Keduanya tengah menjalani proses naturalisasi yang diharapkan rampung pada akhir September ini.
Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, mengungkapkan optimismenya. "Kami menargetkan Hilgers dan Reijnders bisa disumpah sebagai WNI pada 30 September. Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan untuk terdaftar sebelum batas akhir 3 Oktober," jelasnya.
Potensi bergabungnya duo Eredivisie ini menuai beragam reaksi dari penikmat sepakbola Tanah Air. Banyak yang meyakini pengalaman mereka di liga top Belanda akan membawa dimensi baru bagi permainan Timnas asuhan Shin Tae-yong. Terlebih, Indonesia baru saja mencatatkan hasil positif dengan menahan imbang Arab Saudi dan Australia di awal kualifikasi.
Namun, kebijakan naturalisasi tetap memantik perdebatan. Beberapa tokoh, termasuk mantan diplomat Polandia Peter F. Gontha, mengkritisi langkah ini. PSSI membantah tudingan bahwa naturalisasi hanya sebatas 'membeli' pemain asing. "Hilgers dan Reijnders memiliki keterikatan emosional dengan Indonesia. Mereka tulus ingin membela negara ini," tegas Sumardji.
Hilgers, dengan pengalamannya bersama FC Twente, diharapkan dapat memperkuat lini belakang Timnas. Sementara Reijnders, yang bermain untuk PEC Zwolle, diyakini bisa memberikan kreativitas di lini tengah. Keduanya berpeluang melakoni debut saat Indonesia menghadapi Bahrain (10 Oktober) dan China (15 Oktober) dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kehadiran dua pemain Eredivisie ini diharapkan menjadi katalis bagi mimpi Indonesia menembus putaran final Piala Dunia untuk kali pertama. Dengan paduan talenta lokal dan pengalaman dari liga top Belanda, Timnas Garuda optimis mampu unjuk gigi di level tertinggi persepakbolaan Asia.
(lam)