Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home global news detail berita

Ditemukan Pintu Misterius di Balik Lemari Perpustakaan Nasional Skotlandia, Isinya Bikin Takut dan Takjub

lusi mahgriefie Senin, 02 Desember 2024 - 09:30 WIB
Ditemukan Pintu Misterius di Balik Lemari Perpustakaan Nasional Skotlandia, Isinya Bikin Takut dan Takjub
Pintu misterius yang ditemukan di balik lemari Perpustakaan Nasional Skotlandia yang isinya bikin takjub.Foto-foto/BBC.com
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Seorang staf Perpustakaan Nasional Skotlandia, Edinburgh, Skotlandia menemukan sebuah pintu misterius jauh di lantai paling bawah perpustakaan tersebut. Awalnya mereka menemukan saat mencoba memecahkan lubang kecil di dinding belakang lemari arsip, lalu merangkak melewatinya.

Menakjubkan, begitu ditemukan sebuah pintu lalu membukanya mereka menemukan lorong yang telah terabaikan sejak ratusan tahun yang lalu. Lorong atau koridor dengan lengkungan menuju ruang-ruang dan ruangan-ruangan yang diperkirakan pernah menjadi tempat penyimpanan di jembatan itu, seakan memberikan gambaran sekilas tentang bagaimana penampakan Edinburgh berabad-abad yang lalu.

Koridor tersebut kemudian diberi nama The Void oleh staf perpustakaan. Melansir dari bbc.com, Senin (2/12/2024), koridor tidak terbuka untuk umum namun BBC Scotland News diizinkan untuk melihat ke dalam.

Ditemukan Pintu Misterius di Balik Lemari Perpustakaan Nasional Skotlandia, Isinya Bikin Takut dan Takjub

Bill Jackson, mantan direktur perpustakaan, mengatakan kepada BBC Scotland News bahwa dia menemukan perabotan tua yang sudah lapuk, buku besar, sepatu, dan urinoir batu yang semuanya berusia lebih dari 100 tahun, namun tergenang air dan rusak.

“Senter saya hampir tidak menerangi apa pun, saat itu sangat gelap ketika saya melewatinya dan agak menakutkan dan saya ingin keluar dari sana. Tapi itu sangat menarik,” kata Bill Jackson.

Sejak itu dia memasang lampu dan pintu lain di ujung Cowgate The Void.

Menilik sejarah, ruang perpustakaan dibangun di atas fondasi yang masih dapat dilihat dari bangunan yang dibongkar di Libberton's Wynd untuk dijadikan jembatan George IV.

Wynd di Libberton yaitu bangunan landscape yang ada di jantung kota tua, sudah sejak lama dihancurkan untuk dijadikan jembatan George IV pada tahun 1830-an, tetapi sebagian jalan masih tersisa.

Robbie Mitchell, asisten referensi di perpustakaan, mengatakan bahwa di dalam lorong Anda dapat melihat tembok bata di lantai bawah perpustakaan dan tembok batu jembatan.

Ditemukan Pintu Misterius di Balik Lemari Perpustakaan Nasional Skotlandia, Isinya Bikin Takut dan Takjub

“Meski bukan jalan yang dilestarikan seperti Mary King’s Close, namun jalan ini memberi kita gambaran sekilas tentang Edinburgh berabad-abad yang lalu,” katanya.

“Ada beberapa peta dan gambaran Kota Tua dalam koleksi perpustakaan yang membantu kami membangun gambaran atmosfer lingkungan tempat Jembatan George IV dan perpustakaan yang sekarang berdiri, serta apa yang ada di sana sebelum The Void,” tambah Robbie.

Jembatan George IV dibangun sebagai jalur untuk menghubungkan pusat kota Edinburgh-Royal Mile melewati Cowgate, yang berada di sebuah lembah, ke sisi selatan kota.

Lengkungannya memiliki ruang-ruang yang dibangun di beberapa lantai untuk penyimpanan toko-toko di puncak jembatan.

Wynd Libberton adalah rute dari Cowgate ke tiang gantungan Edinburgh di bagian Royal Mile yang disebut The Lawnmarket, sebelum dihancurkan untuk dijadikan jembatan.

Belakangan, Perpustakaan Nasional Skotlandia dibangun di atas jembatan, dengan lantai-lantai yang mengarah ke Cowgate di bawahnya. Jembatan ini dibangun di atas fondasi Libberton Wynd, yang masih bisa dilihat di The Void.

Koridor ini membentang beberapa ratus kaki dengan kemiringan yang curam. Pejabat telah memperlebar pintu masuk sehingga kini ada pintu berukuran penuh. Beberapa ruangan sekarang digunakan untuk menyimpan tangki air besar untuk sistem penyiram perpustakaan.

Penemuan koridor The Void ini sebenarnya bukanlah terjadi baru-baru ini melainkan di tahun 1990-an, namun pemberitaannya baru diinformasikan.

Sejarawan lokal Jamie Corstorphine mengatakan, memasuki The Void adalah salah satu hal paling menarik yang pernah ia alami.

Nama Wynd mungkin berasal dari Henry Libberton, yang memiliki properti besar di Wynd. Atau jika bukan dia, maka keluarganya, yang tetap tinggal di rumah tersebut selama bertahun-tahun setelah kematiannya pada tahun 1501.

“Di jalanan terdapat pedagang, tukang cukur, pembuat sepatu, pedagang kelontong, rumah adat, pembuat anggur, pemotong gabus, pembubut perak, pembuat kaus kaki dan kaca. Itu adalah jalan yang sangat sibuk dan penuh dengan kehidupan pada saat itu,” pungkasnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)