Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 29 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Innalillahi, Pengasuh Pondok Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang KH Imam Haramain Wafat

tim langit 7 Senin, 16 Desember 2024 - 04:53 WIB
Innalillahi, Pengasuh Pondok Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang KH Imam Haramain Wafat
Pengasuh Pondok Mambaul Maarif Denanyar Jombang KH Imam Haramain wafat pada Ahad (15/12/2024).
LANGIT7-Jombang- - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.Pengasuh Pesantren Denanyar Jombang KH Imam Haramain Asy’ary wafat pada Ahad (15/12/2024) malam.Kiai Imam diketahui wafat sekitar pukul 18.00 WIB di RSI Jombang, pada usia 70 tahun.“Innalillahi wa innailaihi rooji'un, sampun kapundut Romo KH Imam Haromain Asy'ari Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Ampel Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, allahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu, al-faatihah," demikian pesan singkat yang beredar di media sosial.

Baca juga:Ulama Sufi Syekh Muhammad Hisham Kabbani Meninggal Dunia, Berikut ProfilnyaAlmarhum adalah suami dari Nyai Hj Hamidah Ahmad, cucu KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama.Imam Haromain lahir dari putra pasangan Kiai Asy’ari dan Muhayyah pada 21 April 1954.Ia adalah suami dari almarhumah Nyai Hamidah putri KH Ahmad Bisri. Sedangkan KH Ahmad Bisri adalah putra KH Bisri Syansuri, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan pendiri Ponpes Mamba’ul Maarif sekaligus kakek Presiden ke-4 Gus Dur.Almarhum disebut para alumni sebagai sosok guru dan ulama yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk menyampaikan ilmu kepada para santri.Almarhum juga pernah menjabat sebagai Kepala Kemenag Jawa Timur.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 29 Juni 2026
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:00
Ashar
15:21
Maghrib
17:52
Isya
19:07
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan