LANGIT7.ID-Semarang; Djarum Foundation melalui Program Director Bakti Olahraga, Yoppy Rosimin, mengungkapkan visi besarnya untuk membawa Timnas Putri Indonesia ke pentas dunia. Hal ini terungkap dalam konferensi pers jelang partai final MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 2 2024 di Stadion Universitas Diponegoro Tembalang, Semarang, Minggu (22/12).
"Ketika Djarum Foundation fokus mengembangkan cabang olahraga ini tahun lalu, kami berangkat dari mimpi besar bahwa kelak Timnas Wanita Indonesia dapat berlaga dan juara di ajang-ajang prestisius dunia," ungkap Yoppy.
Optimisme ini bukan tanpa dasar. Sepanjang tahun 2024, MilkLife Soccer Challenge yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife berhasil menjaring ribuan peserta dari delapan kota di Indonesia. Program ini bahkan mencatatkan lonjakan partisipasi hingga 110% dari seri pertama ke seri kedua, dengan total peserta mencapai 10.885 siswi.
Untuk memastikan bakat-bakat terbaik tidak terlewatkan, program ini dilengkapi dengan tim Talent Scouting yang melakukan seleksi berdasarkan berbagai aspek, mulai dari teknik dasar penguasaan bola, atletisme, hingga mental bertanding.
"Seri perdana adalah masa dimana kami menunjukkan ke masyarakat bahwa kami memang serius mengembangkan cabang olahraga ini dengan menggelar turnamen yang dikemas secara baik," jelas Yoppy.
Para peserta terpilih kemudian akan mengikuti program MilkLife Extra Training di bawah arahan langsung Head Coach Timo Scheunemman, pelatih berlisensi UEFA A dari Jerman. Program pembinaan ini akan mencapai puncaknya pada gelaran MilkLife Soccer Challenge All Stars yang dijadwalkan berlangsung akhir Januari 2025 di Supersoccer Arena, Rendeng Kudus, Jawa Tengah.
Dengan sistem pembinaan yang komprehensif ini, Djarum Foundation optimis dapat membangun fondasi kuat untuk sepakbola putri Indonesia, mulai dari level akar rumput hingga nantinya dapat menyuplai pemain berkualitas untuk timnas.
(lam)