LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan perhelatan akbar "Semarak Jakarta Mendunia" yang akan digelar pada malam pergantian tahun 2025. Event ini akan memanjakan warga Jakarta dengan 12 titik panggung hiburan yang tersebar dari kawasan Lapangan Banteng hingga Sudirman.
Untuk memastikan kelancaran acara, Dishub DKI Jakarta akan melakukan penutupan jalan secara bertahap mulai pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB dini hari. Kawasan yang terdampak meliputi ruas Jalan Jenderal Sudirman dari Bundaran Senayan hingga Bundaran HI, serta Jalan MH Thamrin dari Bundaran HI sampai Bundaran Patung Kuda.
Sejumlah ruas jalan pendukung juga akan ditutup, termasuk area SCBD, Jalan Pintu 1 Senayan, Jalan Bendungan Hilir, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Karet Pasar Baru Timur 5, Jalan Kupingan BNI 46, Jalan Kota Bumi, Jalan Baturaja, Jalan Teluk Betung, Jalan Kebon Kacang, Jalan Sunda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Sumenep Tosari, Landmark (Indocement), Jalan Setiabudi, Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Masjid (Sampoerna), Jalan Garnisun, Kolong Semanggi, jalur lambat kupingan Semanggi sisi Timur dan Barat, Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB, simpang Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Kebon Sirih dari arah barat (untuk arah timur tutup di Simpang Agus Salim), Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Majapahit, Jalan Veteran III, Jalan Veteran II, simpang Jalan Medan Merdeka Timur - Jalan Medan Merdeka Utara, simpang Jalan Medan Merdeka Selatan - Jalan Ridwan Rais, dan simpang Jalan Perwira - Jalan Lapangan Banteng Barat.
Demi mengakomodasi mobilitas warga, Dishub telah menyiapkan jalur alternatif. Untuk pergerakan dari selatan ke utara atau sebaliknya, pengendara bisa memanfaatkan rute Jalan Hang Lekir I-Jalan Hang Tuah-Jalan Hang Lekir IV-Jalan Hang Lekir II-Jalan Hang Lekir I-Jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto-Jalan KS Tubun-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng. Alternatif lainnya tersedia melalui Jalan HR Rasuna Said-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan KH Mas Mansyur.
Sementara itu, arus lalu lintas dari utara menuju selatan dialihkan melalui Jalan Ir H Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan M Ridwan Rais arah Rasuna Said, atau bisa juga lewat Jalan Gunung Sahari-Jalan Kramat Raya-Jalan Salemba-Jalan Proklamasi-Jalan Tambak-Jalan Prof Dr Sahardjo. Khusus pergerakan timur-barat atau dari Jalan Batu-Tanah Abang, tersedia jalur alternatif melalui Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan M Ridwan Rais-putar di Tugu Tani-Jalan M Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Veteran-Jalan Suryapranoto-Jalan Balikpapan-Jalan Cideng Timur-Jalan Fachrudin.
Untuk rute dari barat ke barat atau RSPAD-Tomang Raya, warga bisa melewati Jalan Kramat Kwitang-Tugu Tani-Jalan M Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral-Jalan Veteran-Jalan Suryapranoto-Jalan Balikpapan-Jalan Kyai Caringin-Jalan Tomang Raya.
Panggung-panggung hiburan akan tersebar di 12 lokasi strategis meliputi Lapangan Banteng, Patung Kuda, Depan Sari Pacific, Depan Kedutaan Besar Jepang, Plaza UOB, Dukuh Atas-JXB River, Depan Wisma Nugra Santana, Depan Gedung WTC, Depan Hotel Orient, SCBD, FX Pintu 1, dan Depan Panin Bank sederet FX.
(lam)