LANGIT7.ID-Jakarta; Velg pada sepeda motor dibagi menjadi dua jenis, yaitu velg jari-jari dan velg cast wheel atau lebih sering disebut dengan velg racing.
Bahkan, semua pabrikan motor juga menyediakan dua jenis velg ini pada setiap motor yang mereka produksi.
Dari kedua jenis velg motor ini, tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Hal ini bahkan bisa dilihat dari bahan pembuatan atau material yang digunakannya.
Umumnya, velg jenis racing ini terbuat dari berbagai campuran logam, sementara untuk velg jari-jari terbuat dari bahan aluminium, sehingga velg ini lebih terkenal dengan kemampuannya yang lentur dan elastis.
Dari bahan pembuatannya tersebut, membuat kedua jenis velg ini memiliki bobot yang berbeda.
Karena itu, banyak yang berspekulasi jika velg jari-jari yang bobotnya lebih enteng dari velg racing ini, membuat motor makin irit konsumsi bahan bakarnya.
Padahal, sebenarnya bobot velg motor ini tidak terlalu berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakarnya.
Konsumsi bahan bakar motor akan semakin boros saat motor membawa banyak muatan.
Hal ini terjadi karena mesin otomatis harus mengeluarkan tenaga ekstra, sehingga membutuhkan bahan bakar yang jauh lebih banyak.
Selain dari barang bawaannya, pengaruh borosnya konsumsi bahan bakar motor ini bisa disebabkan oleh ukuran ban yang digunakan, bukan dari jenis velgnya.
Sebab, ban yang lebih besar akan memberikan gaya gesek ke permukaan aspal yang semakin besar, ban akan mencengkram ke aspak semakin kuat.
Jadi, kesimpulannya, penggunakan velg motor jenis jari-jari ini tidak akan berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakarnya. (*)
