Ciri-ciri Kabel Kopling Motor Hampir Putus, Jangan Disepelekan!
haris budimanRabu, 08 Januari 2025 - 06:00 WIB
Ilustrasi kabel kopling motor yang hampir putus (Foto: trialgame.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Kabel kopling pada sepeda motor, dapat putus seiring dengan pemakaiannya.
Jika sudah memasuki masa pemakaian yang sudah lama, kabel kopling motor ini bisa putus mendadak saat motor dikendarai. Jika hal ini terjadi, tentu saja akan sangat mengganggu aktivitas berkendara.
Karena itu, bagi para pengendara motor dengan kopling manual, wajib memperhatikan dan mengetahui bagaimana ciri-ciri kabel kopling motor yang hampir putus. Hal ini diperlukan untuk menghindari kabel kopling yang tiba-tiba putus.
Salah satu ciri-ciri kabel kopling motor yang hampir putus ini adalah muncul suara kretek-kretek saat tuas kopling ditarik.
Selain itu, kabel kopling yang hampir putus juga ditandai dengan tuas kopling yang terasa seret saat ditarik.
Bunyi kretek-kretek pada kabel kopling ini memang umumnya disebabkan karena banyaknya kotoran yang menempel.
Namun, bunyi tersebut juga bisa disebabkan karena serat-serat kabel kopling yang terbungkus ini mulai lemah ataupun beberapa serat ada yang putus.
Ciri-ciri lain yang dapat terjadi saat kabel kopling motor hampir putus adalah kabel yang selalu kendur meskipun kabel telah dikencangkan berkali-kali.
Nah, itulah tadi beberapa ciri-ciri kabel kopling yang hampir putus. Jika dari beberapa ciri-ciri tersebut telah dialami oleh sepeda motor milikmu, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada kabel koplingnya.
Jika memang kabel terdeteksi hampir putus, sangat disarankan untuk segera melakukan penggantian kabel koplingnya.
Untuk penggantian kabel kopling ini, sangat disarankan menggunakan kabel kopling orisinil.
Jika terpaksa tidak menggunakan kabel kopling orisinil, maka bisa menggunakan kabel kopling dengan produk aftermarket seperti produk racing.(*)
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”