LANGIT7.ID-Jakarta; Volkswagen bersiap menggebrak pasar mobil listrik dengan model terjangkau terbarunya. Pabrikan asal Jerman ini akan meluncurkan VW ID.2 dengan banderol mengejutkan mulai Rp 430 juta (€25.000). Martin Sander, Kepala Penjualan Volkswagen, menyebut mobil listrik ini akan menjadi "game changer" di kelasnya.
Keseriusan Volkswagen memasuki segmen mobil listrik terjangkau tidak berhenti di ID.2. Mereka juga sedang mengembangkan model yang lebih murah lagi, kemungkinan bernama ID.1, dengan harga sekitar Rp 344 juta (€20.000). Awalnya, pengembangan ID.1 direncanakan bekerja sama dengan Renault, namun kedua perusahaan memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri.
Langkah strategis ini muncul setelah kesuksesan Volkswagen di pasar Eropa. ID.7, model listrik premium mereka, bahkan mendapat pesanan lebih banyak dibanding sedan Passat. VW juga berhasil memimpin penjualan mobil listrik di Jerman dan menjadi merek EV terpopuler di Norwegia pada Oktober lalu.
"Kami ingin membuktikan bahwa mobil listrik bisa dinikmati semua kalangan," jelas Sander dalam wawancara dengan Automotive News. Dia menambahkan bahwa kendaraan listrik sebenarnya lebih andal dari mobil bensin konvensional. Meski data Consumer Reports menunjukkan pemilik EV masih mengalami 42 persen lebih banyak masalah, angka ini sudah jauh membaik dibanding tahun 2023 yang mencapai 79 persen.
Volkswagen optimis penjualan mobil listrik mereka akan meningkat pesat pada 2025. Tahun ini saja, mereka menargetkan 25 persen dari total pengiriman di Eropa berasal dari kendaraan listrik. Untuk meyakinkan konsumen yang masih ragu, Sander menyarankan untuk mencoba mobil listrik selama sehari. "Rasakan sendiri betapa mudahnya pengisian baterai dan seberapa cepat prosesnya," ujarnya.
ID.2 akan melengkapi jajaran mobil listrik Volkswagen yang sudah ada. Model ini akan mengisi celah di bawah ID.3 yang sudah lebih dulu hadir. Sander mengklaim ID.3 versi GTX punya beberapa keunggulan dibanding kompetitor, termasuk jarak tempuh lebih jauh dari Tesla Model Y dan pengisian daya 10-80 persen lebih cepat dari BMW i4.
Perubahan besar juga akan terjadi pada lini Golf. Generasi ke-9 mobil legendaris ini akan hadir sebagai mobil full listrik di akhir dekade. Produksinya akan dilakukan di pabrik Wolfsburg, sementara versi bensin akan dipindah ke Meksiko mulai 2027. VW berencana menjual kedua versi ini berdampingan hingga 2035.
(lam)