LANGIT7.ID-Jakarta; Teknologi baterai motor listrik Honda 2025 membawa kabar menggembirakan. Harga baterai solid state yang selama ini menjadi kendala utama kendaraan listrik akan turun drastis berkat inovasi terbaru Honda. Pabrikan motor listrik asal Jepang ini memproyeksikan penurunan harga baterai dari kisaran Rp 10 juta menjadi Rp 6 juta melalui teknologi solid state yang sedang mereka kembangkan.
Untuk mewujudkan target tersebut, Honda telah membangun fasilitas produksi baterai solid state pertama mereka di kawasan Sakura, Jepang. Langkah strategis ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan baterai global yang saat ini masih didominasi beberapa negara, khususnya Tiongkok.
Baca juga: Honda City Hatchback RS 2025: Spesifikasi Lengkap, Fitur Honda Connect dan Harga TerbaruDibandingkan Honda Mobile Power Pack yang ada saat ini, baterai motor listrik terbaru ini mampu memberikan pengurangan bobot hingga 35%. Target Honda bahkan lebih ambisius untuk tahun 2040, dengan proyeksi pengurangan bobot mencapai 45% jika riset mereka berjalan sukses.
Inovasi Baterai Solid State Honda 2025"Penggunaan elektrolit padat dalam baterai solid state menghasilkan kandungan yang jauh lebih stabil dibanding elektrolit cair pada baterai lithium-ion," jelas President and Representative Director Honda R&D, Keiji Otsu, dikutip Selasa (14/1/2025).
Baterai solid state Honda juga menawarkan fitur keamanan yang lebih baik. Teknologi motor listrik ini meminimalkan risiko kebakaran dan ledakan yang sering menjadi kekhawatiran pengguna kendaraan listrik.
"Daya tahan terhadap panas mencapai 80 derajat membuat baterai ini sangat cocok untuk teknologi fast charging," ujar dia.
Baca juga: Promo Kredit Motor Listrik Honda Terbaru 2025: DP 2 JutaanMelalui pengembangan teknologi baterai solid state, Honda berharap dapat memproduksi baterai motor listrik secara lokal. Strategi ini tidak hanya akan menguntungkan dari sisi efisiensi produksi, tetapi juga menciptakan kemandirian teknologi.
Berdasarkan target pengembangan Honda 2025, implementasi teknologi baterai solid state akan memberikan tiga keuntungan utama pada tahun 2040. Pertama, pengurangan bobot baterai motor listrik hingga 45%. Kedua, baterai akan menjadi dua kali lebih ringan. Ketiga, penurunan biaya produksi sebesar 40% yang akan membuat harga baterai lebih terjangkau bagi konsumen.
(lam)