LANGIT7.ID-Jakarta; Mengontrol porsi dan memilih jenis cokelat yang tepat bisa memuaskan keinginan mengonsumsi makanan manis tanpa mengorbankan diet seimbang yang sedang dijalani. BIla kita memakan dengan penuh kesadaran dan secukupnya, cokelat dapat bermanfaat bagi tubuh.
Cokelat terdiri dari padatan kakao, mentega kakao, padatan susu, dan gula dengan persentase yang bervariasi, yang memberikan rasa yang bervariasi.
"Cokelat, terutama yang berwarna gelap yang mengandung setidaknya 70 persen kakao dan lebih sedikit gula, kaya akan antioksidan dan mineral yang baik untuk kesehatan. Semakin gelap, semakin baik, karena kandungan kakao yang lebih tinggi berarti lebih banyak manfaat kesehatan," ujarnya.
Cokelat juga membantu melepaskan hormon yang membuat merasa senang seperti serotonin dan dopamin, yang membantu dalam manajemen stres.
Selama menstruasi, jika dikonsumsi secukupnya, cokelat membantu meredakan nyeri, mengendalikan perubahan suasana hati, dan memberikan sumber kenyamanan alami. Dark chocolate atau cokelat hitam, yang memiliki persentase kakao tinggi dan rasanya cenderung pahit, juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung dengan mengurangi tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi.
Cokelat hitam dapat ditambahkan ke kue, panekuk, smoothie, atau hidangan penutup lainnya, yang tidak hanya meningkatkan rasa tetapi juga memberikan tambahan nutrisi.
"Cokelat hitam cocok dipadukan dengan kacang-kacangan dan beri, menambah serat dan lemak sehat pada camilan Anda. Namun, karena cokelat padat kalori, Anda harus sangat berhati-hati dengan ukuran porsinya. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan bahkan memengaruhi kadar gula darah," ujar Singh.
Cokelat hitam, yang kaya akan kakao, mengandung persentase polifenol, antioksidan, dan flavonoid yang lebih tinggi daripada cokelat susu biasa sehingga meningkatkan potensi manfaat kesehatannya. Bila dikonsumsi secukupnya, cokelat hitam dapat disertakan dalam menu seimbang harian karena menawarkan sejumlah manfaat kesehatan.
"Cokelat hitam mengandung banyak flavonoid dan polifenol, yang bertindak sebagai antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh, mengurangi stres oksidatif dan risiko penyakit kronis,” ujarnya.(*)
(lam)