LANGIT7.ID-Sudah jatuh, tertimpa tangga. Nasib demikian dialami bek Barcelona, Alejandro Balde. Sudah timnya gagal menang karena ditahan 1-1 Getafe, dia malah mendapat perlakuan rasis.
Pada pertandingan yang harusnya bisa dimenangkan, Blaugrana malah meraih hasil imbang keempat secara beruntun di Estadio Coliseum, kandang Getafe.
Pelatih Bayern Muenchen Hansi Flick mengatakan, timnya mengalami masalah pada penyelesaian dan kemampuan menyerang sehingga meraih hasil imbang tersebut.
Hasil imbang tersebut membuat Barcelona terpaut lima poin dari puncak klasemen La Liga, Atletico Madrid.
Mantan pelatih Bayern Munich ini mengindikasikan kekesalannya atas beberapa insiden yang melibatkan para pendukung tuan rumah, namun menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut setelah pertandingan.
Kekesalan Flick mengacu kepada perlakuan rasis yang diterima salah satu pemainnya, Balde.
Perlakuan rasis itu membuat wasit Pablo Gonzalez Fuertes sampai menerapkan protokol La Liga terkait nyanyian rasis dengan memberikan peringatan melalui pengeras suara di dalam stadion.
"Saya menjadi sasaran pelecehan rasis di babak pertama. Hal itu tidak boleh terjadi lagi. Sekarang saya ingin fokus pada pertandingan Liga Champions yang akan datang,” ujarnya sebagaiman dikutip dari Marca.
“Saya sudah mengatakannya kepada wasit dan dia mengaktifkan protokol. Sekarang kami harus mencoba melupakannya.”
Flick mendukung komentar Balde, mengklaim bahwa 'tidak ada ruang untuk hal ini dalam sepak bola atau kehidupan', dengan La Liga diharapkan untuk memberikan informasi terbaru tentang potensi sanksi untuk Getafe dalam beberapa hari mendatang.(*)
(hbd)