LANGIT7.ID-Jakarta; Penampilan apik bek kanan PEC Zwolle, Eliano Reijnders Lekatompessy di kancah Liga Belanda Eredivisie menarik perhatian publik sepakbola Indonesia. Pemain naturalisasi Timnas berusia 24 tahun ini tampil konsisten saat mengawal pertahanan PEC Zwolle dalam kemenangan telak 3-1 atas PSV di pekan ke-19 Eredivisie, Sabtu, 18 Januari 2025.
Konsistensi pemain Indonesia di Eredivisie ini terbukti dari total 13 penampilan yang ia torehkan di berbagai kompetisi sepanjang musim 2024-2025. Catatan impresif bek keturunan Maluku ini membuat namanya kembali masuk radar skuat Garuda.
Baca juga: Tim Pelatih Timnas Indonesia Gelar Operasi Khusus di Eredivisie, Ada Apa?Perjalanan pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini sebelumnya tak berjalan mulus. Di bawah arahan Shin Tae-yong, bek PEC Zwolle ini hanya mendapat satu kesempatan bermain. Minimnya menit bertanding membuat potensinya seolah tak terekspos maksimal.
Namun, era baru Timnas Indonesia 2025 dimulai setelah PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025. Federasi bergerak cepat dengan menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala dua hari kemudian. Pengangkatan resmi pelatih asal Belanda ini diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta, 12 Januari 2025.
"Ya, tentu tidak hanya Eliano saja. Semua pemain harusnya dapat kesempatan. Kita menaturalisasi pemain bukan tanpa tujuan, masa kita tidak pakai pemainnya, untuk apa dinaturalisasi?" kata Asisten Pelatih Persija Ricky Nelson, dikutip Rabu (22/1/2025).
"Ketika dia dapat kesempatan di klub, tentu ada keyakinan juga Patrick Kluivert mungkin akan mencoba dia. Dia harus tunjukkan kemampuan terbaiknya. Jadi, jangan pula kita protes terus, kenapa tidak mainkan dia, tidak mainkan dia," ujar dia.
Jelang persiapan Timnas lawan Australia yang dijadwalkan berlangsung 20 Maret 2025, talenta Liga Belanda ini berpeluang masuk skuat Timnas Indonesia 2025. Pengalaman bertahun-tahun berkiprah di Eredivisie menjadi nilai plus bagi pemain yang dikenal dengan kemampuan bertahan dan mendukung serangan ini.
(lam)