LANGIT7.ID-Jakarta; Pasar Skandinavia khususnya Norwegia semakin menggemari cita rasa rendang asli Minangkabau. Terbukti dari permintaan bumbu rendang Padang yang meningkat signifikan, dengan pesanan terbaru mencapai 1 ton untuk pengiriman Februari 2025. Pencapaian ini menjadi rekor baru ekspor bumbu rendang dari Sumatera Barat ke kawasan Eropa Utara.
Dikutip dari Diskominfo Padang, Jumat (24/1), Harti Ningsih, Pembina Golden Catering mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama mereka mengirimkan bumbu rendang ke negara yang terkenal dengan salmon dan fjord tersebut. Permintaan pasar Norwegia terhadap bumbu rendang terus menunjukkan tren positif, yang mengindikasikan bahwa lidah masyarakat Skandinavia mulai beradaptasi dengan cita rasa pedas Indonesia.
Fenomena ini menarik mengingat Norwegia termasuk negara dengan selera makanan yang cenderung mild atau tidak terlalu berbumbu. Namun di bawah label Ratu Rendang, Golden Catering berhasil menembus pasar tersebut dan menciptakan basis konsumen yang stabil.
Sebagai UMKM binaan pemerintah yang beroperasi dari Simpang Pondok Kopi, Siteba, Padang, Golden Catering telah membuktikan bahwa bumbu rendang Padang bisa diterima di berbagai belahan dunia. Dukungan dari Sentra Rendang sebagai pusat produksi dan pengembangan rendang di kota Padang turut berperan dalam menjaga kualitas produk yang diekspor.
"Kita berharap pasokan bumbu rendang ini dapat terus dilakukan, sehingga akan menggairahkan perekonomian terutama bagi UMKM yang ada," jelas Harti. Menurutnya, ekspor ini bukan hanya soal memasarkan produk, tetapi juga membawa misi memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke panggung internasional.
Kesuksesan Golden Catering menembus pasar Eropa Utara ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi UMKM makanan tradisional lainnya. Terlebih, keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa produk lokal bisa bersaing di pasar global dengan tetap mempertahankan keaslian resep dan kualitasnya.
"Kita ingin rendang Padang terus mendunia," tegas Harti. Dengan dukungan pemerintah kota dan konsistensi kualitas produk, UMKM asal Sumatera Barat ini siap memperluas ekspor bumbu rendang ke negara-negara Skandinavia lainnya, meski dikenal memiliki selera kuliner yang berbeda dengan Asia.
(lam)