LANGIT7.ID - Sistem pengereman pada sepeda motor umumnya ada dua tipe yaitu rem cakram dan rem tromol. Kedua tipe rem ini menggunakan cara kerja dan komponen yang berbeda, termasuk pada kampas remnya.
Kampas pada rem tipe cakram ini terbuat dari plat besi yang ditempelkan asbes yang berfungsi untuk menekan piringan agar roda berhenti berputar.
Mengingat pentingnya fungsi kampas rem dalam sistem pengereman sepeda motor, maka pemilik motor wajib melakukan pengecekan rutin pada kampas rem untuk mengetahui bagaimana kondisinya.
Kampas rem yang sudah tipis atau aus harus segera diganti oleh pemilik motor. Karena jika tidak diganti kampas rem yang sudah tipis dan menyisakan plat besinya bisa memakan piringan cakram.
Tapi, tak jarang kasus penggantian kampas rem cakram baru pada sepeda motor tapi rem tidak langsung pakem. Terlebih jika piringan cakram sudah tipis dan tidak rata tingkat keausannya.
Umumnya, hal ini terjadi karena kampas rem sudah disimpan terlalu lama sehingga asbes atau materialnya menjadi lebih keras, biasanya rem akan pakem jika sudah digunakan satu-dua hari.
Nah, jika penyebab rem tidak pakem meskipun kampasnya baru ini karena piringan yang sudah tidak rata, cara menanganinya adalah mengikis sedikit material kampas di bagian pinggir menyesuaikan keasusan pirangannya.
Karena, jika dibiarkan terus menerus rem motor tetap tidak pakem meskipun kampas remnya baru. Agar rem bisa bekerja maksimal harus menunggu waktu yang lama untuk kampas rem baru beradaptasi dengan piringan cakram.(*)
(hbd)