LANGIT7.ID - Bagi kamu para pemilik motor yang gemar mencuci motornya dengan air bertekanan tinggi, wajib berhati-hati karena air betekanan tinggi bisa merusak radiator motor.
Untuk saat ini, hampir setiap pabrikan motor mulai menggunakan radiator sebagai cara pendinginan mesin yang lebih efektif dibandingkan pendinginan udara yang menggunakan sirip sebagai medianya.
Penggunaan radiator ini bisa ditemukan mulai dari motorbebek hingga motor sport dengan tipe tertentu yang sudah menggunakan pendingin berjenis cairan.
Saat mencuci motor yang memiliki radiator, pastikan untuk menghindari menyemprot bagian radiatornya menggunakan air bertekanan tinggi seperti menggunakan mesin steam.
Tekanan air yang tinggi jika di semprotkan secara langsung pada bagian radiator memiliki kemungkinan besar membuat kisi-kisi radiator menjadi penyok.
Jika hal ini terjadi maka siklus air radiator menjadi terhambat dan pendinginan menjadi berkurang.
Karena itu sangat tidak disarankan menyemprot bagian radiator menggunakan air bertekanan tinggi karena bisa membuat kisi-kisi radiator menjadi penyok.
Kisi-kisi radiator motor ini berfungsi menangkap udara dingin saat motor melaju, sehingga mampu melepas panas cairan coolant di mesin.
Jika sirip tersebut penyok, otomatis proses pendinginan mesin jadi terganggu karena radiator jadi tidak maksimal menangkap angin.
Bukan tidak mungkin saat radiator terlalu sering disemprot menggunakan air bertekanan tinggi bisa membuat radiatornya menjadi bocor.
Karena itu, saat mencuci motor jangan sekali-kali menyemprot bagian radiatornya dengan sengaja menggunakan air bertekanan tinggi.
Jika komponen radiator rusak, kamu malah harus mengeluarkan uang lebih untuk menggantinya. Sedangkan harga radiator ini tidak bisa dibilang murah.(*)
(hbd)