LANGIT7.ID - Bagi kalian yang merayakan liburan dengan berpergian keluar kota menggunakan sepeda motor alias touring, atau hanya sekedar hobi touring, pastikan untuk memeriksa kondisi motornya.
Pemeriksaan sepeda motor setelah digunakan untuk perjalanan jauh dan dengan barang bawaan berat ini berfungsi untuk menjaga performa motor.
Pemeriksaan yang dilakukan pun wajib pada seluruh bagian sepeda motor dari mesin, suspensi dan kaki-kaki hingga kelistrikannya.
Hal yang paling utama pada pemeriksaan motor setelah digunakan touring adalah melakukan pengecekan mesin dan cairannya seperti olidan air radiator jika sudah menggunakan model pendingin cairan.
Penggantian oli mesin pada sepeda motor yang sudah digunakan perjalanan jauh sangatlah penting dilakukan.
Karena oli ini merupakan cairan yang wajib diganti setelah pemakaian rata-rata 2.500 km.
Untuk sepeda motor matic, selain oli mesin pemeriksaannya juga diperlukan pada oli gardan atau oli transmisi.
Selain beberapa item di atas, pemeriksaan lain yang perlu dilakukan adalah pada bagian rantai dan gir untuk motor tipe cub dan sport, pada motor matic komponen CVT wajib diperiksa.
Untuk bagian suspensinya, perlu pengecekan pada shockbreaker depan dan belakang untuk mengetahui ada tidaknya kebocoran pada komponen tersebut.
Sedangkan di bagian kaki-kakinya, kamu bisa melakuka npemeriksaan pada velg dan ban motor.
Pastikan velg masih dalam kondisi yang baik tidak ada kerusakan seperti penyok atau pecah, pemeriksaan pada ban bisa dilakukan dengan melihat bagian alur ban, apakah masih memiliki alur yang dalamatau sudah botak.
Setelah bagian diatas diperiksa, bagian lain yang perlu diperiksa adalah sistem pengereman. Pada sistem pengereman cakram pemeriksaan bisa dilakukan pada ketebalan kampas rem dan kapasitas minyak rem.
Sedangkan pengereman model tromol, bagian yang perlu diperiksa adalah ketebalan kampas rem dan kedalaman rem.
Setelah seluruh bagian penting tersebut diperiksa, hal selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memeriksa kelistrikan sepeda motor seperti lampu-lampu motor ataupun bagian kelistrikan lainnya.
Langkah terakhir pada pemeriksaan motor setelah melakukan perjalanan jauh ini adalah pemeriksaan bodi motor secara keseluruhan apa terdapat goresan atau lecet setelah melakukan perjalan jauh.(*)
(hbd)