LANGIT7.ID - Seperti yang kita tahu, Honda BeAT Series menjadi salah satu motor produk dari Honda yang memiliki peminat paling banyak di Indonesia.
Bahkan, karena banyaknya peminat Honda BeAT, motor ini mendapatkan julukan sebagai motor sejuta umat.
Honda BeAT sendiri, terkenal dengan memiliki performa yang mantap dan tampilan motor yang menarik.
Tapi, seiring dengan pemakaiannya Honda BeAT pasti akan mengalami penurunan performa, apalagi jika motor jarang mendapatkan perawatan.
Penurunan performa yang biasanya dialami Honda BeAT adalah tarikan yang terasa berat di putaran awal atau saat akselerasi. Tentunya masalah tersebut akan sangat mengganggu aktivitas berkendara.
Tarikan awal Honda BeAT yang terasa berat ini biasanya disebabkan karena beberapa hal. Penyebab pertama adalah masalah pada injektor dan fuelpump yang semprotan bahan bakarnya tidak terlalu kencang.
Akibatnya, aliran bahan bakar menjadi tersendat dan membuat sistem pengabutan tidak maksimal. Efeknya tarikan awal hingga tarikan atas motor menjadi tersendat.
Untuk mengatasinya bisa dengan membersihkan injectornya terlebih dahulu dengan metode infus injektor menggunakan cairan khusus. Cara ini berguna untuk membuang kotoran yang menyumbat pada lubang-lubang injektor.
Jika menggunakan metode infus injector namun semprotan pada injektor masih lemah, cara lainnya adalah mengganti injektor Honda BeAT menggunaka injektor dari Honda Vario 125.
Cara ini bisa dibilang cara paling efektif, bahkan membuat tarikan awal Honda BeAT semakin enteng.
Jika dengan penggantian injektor tarikan di Honda BeAT masih belum berubah dan masih berat, berarti ada masalah pada fuelpump yang berfungsi untuk menyedot dan mendorong bahan bakar ke injektor.
Penyebab selanjutnya yang bisa membuat tarikan Honda BeAT menjadi berat adalah masalah pada komponen CVT. Umumnya komponen CVT yang membuat tarikan Honda BeAT menjadi berat adalah roller weight yang aus.
Cara menanganinya tentu saja harus dengan melakukan perawatan pada CVT motor matic dan memeriksa seluruh komponennya.(*)
(hbd)