Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home otomotif detail berita

Sering Dengar Istilah Rebound, Preload dan Compression Shockbreaker Belakang Motor Tapi Nggak Tahu Artinya? Nih Penjelasannya

haris budiman Selasa, 18 Maret 2025 - 21:58 WIB
Sering Dengar Istilah Rebound, Preload dan Compression Shockbreaker Belakang Motor Tapi Nggak Tahu Artinya? Nih Penjelasannya
Ilustrasi Rebound, Preload dan Compression di shockbreaker belakang motor. (Foto: Java Motorland)
LANGIT7.ID - Bagi kalian yang gemar otak atik motor, pasti pernah mendengar istilah rebound, preload dan compression pada shockbreaker belakang motor. Jangan sampai kalian nggak tahu arti istilah tersebut kalau kalian benar-benar anak motor.

Bagi yang belum tahu, simak baik-baik penjelasan dibawah ini terkait istilah rebound, preload dan compression pada shockbreaker belakang sepeda motor.

Rebound, preload dan compression pada shockbreaker belakang motor ini biasanya digunakan pada shockbreaker produk aftermarket.

Rebound

Istilah rebound pada shockbreaker artinya adalah kondisi dimana shockbreaker kembali ke posisi semula atau memantul setelah mendapatkan tekanan.

Tanpa adanya rebound, saat kalian mengendarai motor maka kalian akan terpental dari jok meski hanya melewati polisi tidur yang kecil.

Untuk menentukan setelan rebound pada shockbreaker ini bisa dilakukan dengan menentukan rancangan suling di dalam shockbreaker dan menentukan tingkat kekentalan oli shock yang digunakan.

Preload

Preload pada shockbreaker belakang adalah penjelasan mengenai jumlah tekanan yang diterima pegas sebelum menerima beban, entah itu beban pengendara ataupun beban dari daya pengereman.

Tanpa adanya preload, maka motor akan turun dan lebih ceper saat menopang bobotnya, sedangkan jika preloadnya terlalu besar karena terlalu banyak pegas, maka shockbreaker jadi tidak bisa bergerak meskipun mendapatkan beban.

Jadi, preload pada shockbreaker belakang motor ini sangat ditentukan dari daya pegas per yang digunakan.

Compression

Sedangkan untuk compression sendiri adalah mengontrol kecepatan yang diredam shockbreaker saat menahan beban. Hal ini terjadi saat motor dalam kondisi direm, akselerasi, dan melewati polisi tidur atau jalan yang bergelombang.

Compression yang terlalu tinggi pada shockbreaker belakang akan mengakibatkan motor terasa keras dan tidak nyaman saat dikendarai.

Tapi, jika compressionnya terlalu rendah motor malah akan terasa loncat-loncat saat mendapatkan guncangan.

Nah itulah tadi penjelasan mengenai rebound, preload dan compression pada shockbreaker belakang motor. Pastikan untuk tidak salah lagi dalam memberikan arti dari istilah-istilah tersebut.(*)

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)