LANGIT7.ID-London; Jack Draper meraih kemenangan terbesar dalam kariernya dengan menjuarai turnamen Indian Wells pada Minggu (19/3/2025). Pemain tenis berusia 23 tahun ini masih berada di awal karier yang menjanjikan.
Draper mengalahkan Holger Rune dengan skor 6-2, 6-2 di final, meraih gelar ATP Masters pertamanya. Tahun lalu, ia menjadi pemain nomor satu Inggris dan kini menduduki peringkat ketujuh dunia setelah mengalahkan pemain-pemain top seperti Carlos Alcaraz dan Taylor Fritz dalam perjalanannya ke final di California. Kemenangan di Indian Wells membawa pulang hadiah besar sebesar **Rp21,5 miliar** (setara dengan $1,2 juta), setelah sebelumnya menjadi runner-up di Qatar Open bulan lalu. Seiring dengan naiknya popularitas Draper, Express Sport mengulas kehidupan pribadinya di luar lapangan tenis.
Kekayaan Bersih dan Hadiah UangMenurut ATP, Draper telah mengumpulkan **Rp119,5 miliar** (setara dengan $6,65 juta) dari hadiah uang sejak menjadi pemain profesional pada 2018. Kemenangannya di Indian Wells menambah koleksi gelar ATP-nya, termasuk kemenangan di Stuttgart dan Vienna Open tahun lalu. Draper juga mencatatkan performa terbaiknya di Grand Slam pada 2024 dengan mencapai semifinal US Open.
Kemenangan dan hasil impresif ini telah meningkatkan kekayaan bersih Draper menjadi sekitar **Rp55 miliar** (setara dengan $3 juta), dan angka ini diprediksi akan terus meningkat setelah kemenangannya di Indian Wells. Draper juga memiliki berbagai kesepakatan sponsor, termasuk dengan Nike, dan telah merambah dunia modeling.
Kekasih Jack Draper![Jack Draper: Kekasih, Kekayaan, Hadiah Uang, dan Ayah yang Menjadi Eksekutif Olahraga Yang Sukses]()
Tidak jelas apakah Draper saat ini sedang dalam suatu hubungan. Sebelumnya, ada spekulasi yang menghubungkannya secara romantis dengan sesama bintang tenis Emma Raducanu dan influencer Amerika Serikat, KT Lordahl. Namun, Draper mengaku bahwa jadwalnya yang padat membuatnya sulit meluangkan waktu untuk kehidupan asmaranya.
"Saya beruntung dalam hidup karena memiliki beberapa hubungan yang sangat berarti dengan orang-orang," kata Draper kepada The Times. "Bagi saya, yang terpenting adalah seseorang yang memiliki ambisi, tujuan hidup sendiri, tidak menghakimi, dan memiliki nilai-nilai yang baik. Saat ini, fokus utama saya adalah menjadi pemain tenis terbaik yang bisa saya capai, terutama dengan segala hal yang terjadi di dunia saat ini. Saya lebih suka bertemu seseorang secara alami, tanpa direncanakan."
Ayah yang SuksesBintang tenis yang sedang naik daun ini adalah putra dari Roger Draper, seorang eksekutif olahraga ternama. Roger pernah menjabat sebagai CEO Sport England dari 2003 hingga 2006, sebelum memegang posisi yang sama di Lawn Tennis Association (LTA) antara 2006 dan 2013, serta di klub rugby league Warrington Wolves dari 2015 hingga 2017.
Selama menjabat di LTA, Roger mempelopori inisiatif baru bernama 'Blueprint, a Strategy for British Tennis'. Rencana ini bertujuan untuk mereformasi badan pengatur tenis Inggris, membuatnya lebih efisien dan efektif. Upayanya berhasil meningkatkan keanggotaan British Tennis hingga 500 persen. Ia juga memainkan peran penting dalam meluncurkan program-program untuk menarik pemain baru. Sejak 2018, Roger menjabat sebagai penasihat bisnis global untuk Boston Consulting Group (BCG).
Jack Draper sendiri lahir pada 22 Desember 2001 di Sutton, Inggris, dan menghabiskan masa kecilnya di Ashtead, Surrey. Ia bersekolah di Parkside School di Stoke d'Abernon, Cobham, sebelum pindah ke Reed's School di kota yang sama selama dua tahun.
Juara Indian Wells ini adalah putra dari Roger dan Nicky Draper. Ibunya adalah mantan juara tenis junior Inggris. Draper juga memiliki seorang saudara laki-laki bernama Ben, yang menekuni tenis di University of California.
Teman Serumah yang Juga Bintang TenisDraper tinggal bersama pemain tenis Inggris, Paul Jubb. Setelah pindah dari rumah keluarganya di Surrey, Draper dan Jubb memutuskan untuk tinggal bersama. Mereka memiliki hubungan yang baik, meski sesekali berselisih paham tentang urusan rumah tangga dan memasak.
"Saya menikmati bisa mencuci pakaian sendiri. Ada beberapa kali pakaian menyusut karena kesalahan, tapi sekarang semuanya sudah baik-baik saja," kata Draper kepada Tatler.
Jubb memiliki catatan yang kuat di final ATP Challenger dan ITF Futures/World Tennis Tour, dengan sembilan kemenangan dan hanya dua kekalahan dalam kariernya. Pemain berusia 25 tahun ini, seperti Draper, belum meraih kemenangan besar di final tunggal, tetapi keduanya berambisi untuk membuat sejarah di dunia tenis.(*/saf/express.co.uk)
(lam)