LANGIT7.ID-Berikut adalah preview timnas Australia vs Indonesia pada laga Kualifikasi Asia Putaran Ketiga Piala Dunia 2026.
Laga antara Socceroos melawan Tim Garuda akan digelar di Sydney Football Stadium untuk pertama kalinya sejak 2017 pada hari Kamis, 20 Maret 2025 ini.
Gambaran Umum Dengan Jepang yang berada di puncak klasemen Grup C, harapan bagi kedua tim lolos dari kualifikasi Piala Dunia masih terbuka lebar.
Australia berada di depan, mengumpulkan tujuh poin dalam enam pertandingan. Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China berada di bawahnya dengan sama-sama mengumpulkan 6 poin.
Dua tim teratas di masing-masing dari tiga grup Kualifikasi Asia Putaran Ketiga secara otomatis lolos ke Piala Dunia. Tim yang menempati posisi ketiga dan keempat di setiap grup akan melaju ke Kualifikasi Asia Putaran Keempat.
Skuad Australia Pelatih Kepala Tony Popovic telah membuat sepuluh perubahan pada skuadnya. Pemain yang kembali ke skuad termasuk Jason Davidson, Adam Taggart, Marco Tilio, Daniel Arzani, Fran Karacic dan kiper yang belum pernah membela tim, Tom Glover. Karacic dan Davidson kembali untuk pertama kalinya sejak 2022.
Nectarios Triantis, Kai Trewin, Alex Grant dan Ryan Teague adalah empat pemain yang dipanggil untuk pertama kalinya. Triantis, Trewin, dan Teague merupakan pemain muda di awal karier mereka, sementara Grant adalah pemain bertahan berpengalaman yang akan menambah ketenangan dan ketenangan di lini belakang.
Cedera telah menghantam lini pertahanan Australia. Harry Souttar, Alessandro Circati, Jordy Bos, Hayden Matthews, dan Thomas Deng adalah beberapa nama yang tidak dapat bermain pada pertandingan ini.
Skuad Indonesia Sedangkan Indonesia justru malah mendapatkan tiga tambahan pemain baru pada sosok Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.
Ketiganya sudah melewati proses perpindahan federasi dan bisa didaftarkan untuk pertandingan Timnas Indonesia.
Ketiga pemain yang punya pengalaman bermain di Eropa ini bisa memperkuat Timnas Indonesia yang akan menghadapi Australia dan Bahrain pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tambahan ketiga pemain ini akan menambah kekuatan Timnas Merah Putih.
Head-to-Head Jumlah pertemuan: 17
Australia menang: 12
Seri: 4
Indonesia menang: 1
Peringkat Dunia FIFAAustralia: 26
Indonesia: 127
Fakta-fakta menarik 1. Australia hanya kalah satu kali dari 17 pertandingan internasional level 'A' melawan Indonesia (W12 D4). Satu-satunya kekalahan dialami dengan skor 0-pada Agustus 1981; Socceroos tidak terkalahkan dalam delapan pertemuan sejak saat itu (W6 D2), dengan mencatatkan clean sheet dalam delapan pertandingan tersebut.
2. Australia telah mencatat hasil imbang dalam empat dari lima pertandingan internasional 'A' terakhir mereka (W1), termasuk tiga pertandingan terakhir mereka; hasil imbang keempat secara beruntun pada pertandingan ini akan menyamai rekor hasil imbang terpanjang Socceroos dalam sejarah mereka (4 pertandingan dari Oktober hingga November pada tahun 1969 dan 4 pertandingan dari Oktober 2016 hingga Maret 2017).
3.Indonesia telah kalah dalam dua pertandingan internasional terakhir mereka dengan selisih 0-1; terakhir kali mencatatkan rentetan kekalahan yang lebih panjang adalah pada empat pertandingan di awal tahun 2024.
Performa Australia: D-D-D-W-D
Performa : L-L-D-W-W
Kluivert menyebut Indonesia siap Pelatih anyar timnas Indonesia, Patrick Kluivert menjanjikan beberapa kejutan dari timnya, meskipun hanya memiliki beberapa sesi latihan dengan skuadnya sejak ditunjuk sebagai pelatih.
Dengan banyaknya pemainnya yang baru terbang dari klub mereka di Eropa, Kluivert mengakui bahwa tidak ada cukup waktu untuk benar-benar menerapkan ide-idenya kepada skuad, namun ia yakin bahwa mereka siap untuk menantang kemenangan pertama mereka atas Australia sejak tahun 1981.
“Perubahan tidak mungkin dilakukan saat ini,” katanya.
“Tapi tentu saja, ada hal-hal yang tidak saya jelaskan di sini, tetapi akan ada beberapa, beberapa hal yang berubah, tetapi itu di antara kami.
“Saya pikir tim sudah siap. Mereka tahu apa yang kami harapkan besok.”
Di sisi lain, kapten tim Indonesia Jay Idzes ingin menempatkan Indonesia di peta dunia.
“Saya pikir kami telah menunjukkan tahun lalu, mungkin sedikit lebih banyak, bahwa Indonesia adalah negara yang harus dihadapi,” kata Idzes.
“Mudah-mudahan, dan saya sangat yakin, di tahun-tahun berikutnya kami benar-benar bisa menempatkan Indonesia di peta dunia.”
Kluivert mengatakan ia dan para asistennya, termasuk mantan penyerang Barcelona Jordi Cruyff, tidak pernah menganggur sejak penunjukan mereka, berkeliling Indonesia dan menghabiskan waktu untuk mengunjungi para pemain yang berbasis di Eropa untuk “berbagi filosofi”.
“Saya sangat senang dengan kualitas yang kami miliki di dalam tim. Semuanya bisa menjadi lebih baik,” kata Kluivert.
Idzes menepis anggapan bahwa para pemain diaspora tidak memiliki investasi emosional terhadap sepak bola Indonesia seperti halnya para pemain lokal.
“Kami berbicara di antara para pemain tentang apa arti pertandingan ini bagi kami, dan saya tidak mengharapkan hal lain selain yang terbaik besok,” kata bek tengah Venezia itu.
“Sangat penting bagi semua orang untuk memahami bahwa kami sedang berjuang dan mewakili negara kami, 280 juta orang mendukung kami."(*)
(hbd)