LANGIT7.ID-Jakarta; Kesabaran menjadi kata kunci yang berulang kali disampaikan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, di tengah badai kritik yang menerjang Patrick Kluivert usai kekalahan telak dari Australia. Derasnya tuntutan #PatrickKluivertOut di media sosial rupanya tak menggoyahkan keyakinan manajemen terhadap pelatih asal Belanda tersebut.
"Sabar dulu, sabar dulu. Semuanya pasti akan kelihatan hasilnya ketika masyarakat percaya dan tim bekerja dengan keras," tegas Sumardji saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (22/3/2025). Pernyataan ini menegaskan pentingnya memberikan waktu adaptasi bagi juru taktik baru Timnas Indonesia.
Filosofi kesabaran yang diusung Sumardji bukan tanpa alasan. Proses menuju Piala Dunia 2026 memang membutuhkan waktu dan kepercayaan dari seluruh elemen pendukung. Kekalahan 1-5 dari Australia memang menyakitkan, namun bukan berarti pintu menuju turnamen empat tahunan tersebut tertutup sama sekali.
Meskipun gelombang protes mengalir deras di berbagai platform media sosial, Sumardji justru mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu dan memberikan dukungan penuh kepada tim kepelatihan. "Kita ini kawan, kita saudara, kita satu tim. Kita harus sama-sama menyiapkan tim ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya, menekankan pentingnya persatuan di tengah situasi kritis.
Kluivert sendiri disebut mengetahui tagar yang menuntut pemecatannya, namun Sumardji telah menginstruksikan pelatih berusia 48 tahun tersebut untuk tidak terganggu dengan tekanan dari luar. Fokus utama saat ini adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3) mendatang.
Pertandingan melawan Bahrain menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan bahwa kekalahan dari Australia hanyalah bagian dari proses adaptasi. Kemenangan mutlak dibutuhkan untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia dan sekaligus meredam kritik yang terus mengalir.
Sumardji berharap dukungan penuh suporter Indonesia akan menjadi suntikan semangat bagi Tim Garuda saat berlaga di kandang sendiri. "Tidak usah dihiraukan semua yang di luar, betul-betul fokus tim untuk menghadapi Bahrain," pungkasnya, menekankan pentingnya konsentrasi dalam menghadapi laga krusial tersebut.
(lam)