LANGIT7.ID-Jakarta; Bakamla RI (Indonesian Coast Guard) secara resmi membuka Patroli Bersama Tahun 2025 untuk memperkuat keamanan dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia. Acara pembukaan dipimpin oleh Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., di Kantor Bakamla Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2025).
Patroli ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (KKPH) di laut. Sesuai Surat Keputusan Menko Polkam No. 13 Tahun 2025, tujuan patroli meliputi:
1. Menurunkan pelanggaran hukum di perairan Indonesia,
2. Meningkatkan waktu tanggap (response time) dalam penanganan insiden laut,
3. Mengurangi pemeriksaan berulang berdasarkan laporan masyarakat.
Kolaborasi Multi-InstansiPatroli Bersama tahun ini memasuki tahun ke-4 sejak dimulai pada 2022. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI AL, Polri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Perhubungan.
Semangat Persatuan dan KomitmenKepala Bakamla RI menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol persatuan dan komitmen menjaga kedaulatan negara.
“Patroli ini bertujuan melindungi sumber daya alam, mencegah kejahatan laut, dan menegakkan hukum,” ujarnya.
Beliau juga memberikan tiga arahan penting kepada peserta patroli:
1. Tingkatkan koordinasi antarinstansi,
2. Utamakan kepentingan bangsa dan negara,
3. Patuhi aturan keamanan, keselamatan, dan hukum yang berlaku.
Efisiensi dan Deterrence EffectPelaksanaan pembukaan dilakukan secara hybrid untuk mendukung Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran.
“Kami berharap patroli ini berjalan lancar dan memberikan efek pencegahan (deterrence effect) terhadap aktivitas ilegal di laut,” tutup Kepala Bakamla RI.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh instansi terkait secara daring dan luring(*/ssk)
(lam)