LANGIT7.ID - Kiprok sepeda motor adalah salah satu komponen dari sistem kelistrikan. Kiprok ini bisa juga disebut dengan regulator ataupun rectifier.
Kiprok berperan sangat penting pada sistem kelistrikan pada sepeda motor. Fungsi kiprok ini menstabilkan arus maupun tegangan listrik sebelum disalurkan ke dalam aki.
Karena itu, jika kiprok mengalami kerusakan maka sistem kelistrikan yang ada akan menjadi kurang optimal bahkan sepeda motor tidak dapat hidup jika kiproknya mengalami kerusakan.
Tapi, seiring dengan pemakaiannya karena kiprok merupakan perangkat elektronik pasti akan mengalami kerusakan.
Kiprok motor yang mengalami kerusakan umumnya ditandai dengan beberapa ciri-ciri seperti berikut:
1. Motor sulit dihidupkanKiprok yang rusak paling sering ditandai dengan sulitnya menghidupkan sepeda motor menggunakan starter elektrik. Starter motor tidak dapat digunakan, terutama saat sepeda motor telah lama berhenti atau tidak digunakan.
Indikasi tersebut dapat dipastikan karena suplai listrik yang masuk kedalam aki kurang stabil akibat kiprok mengalami kerusakan
2. Lampu depan redupCahaya lampu yang redup tiba-tiba tidak selalu disebabkan oleh bohlam yang rusak. Namun, bisa terjadi karena kiprok yang rusak. Jika lampu redup di awal kemudian terang saat kecepatan motor bertambah, kemungkinan besar kiprok motor kamu sudah rusak.
3. Motor sering mogok tiba-tibaKiprok motor yang rusak maka seluruh sistem kelistrikan akan mengalami gangguan salah satunya adala motor akan mati total.
Starter, lampu, klakson, dan komponen lainnya akan tidak berfungsi hal ini disebabkan karena tidak tersuplai arus listrik dengan baik. Kiprok yang rusak tidak akan mampu mengalirkan listrik ke dalam bus motor untuk menjaga motor tetap menyala.
4. Overcharging pada akiAki akan mengalami overcharging ketika kiprok rusak karena arus yang dialirkan menuju aki sangat besar. Hal ini bisa mengakibatkan lampu motor tiba-tiba menjadi sangat terang dan putus karena tegangan yang diberikan terlalu besar.(*)
(hbd)