LANGIT7.ID - Sepeda motor sudah pasti memiliki sistem kelistrikan yang terdiri dari beberapa komponen. Salah satu komponen kelistrikan adalah kiprok atau regulator yang berfungsi untuk menstabilkan arus serta tegangan listrik yang mengalir dari spul ke komponen lainnya.
Seperti komponen motor lainnya, kiprok motor juga tentunya memiliki usia pemakaian. Kiprok sendiri, usia pemakaiannya sangat panjang dan jarang mengalami kerusakaan hingga bertahun-tahun.
Namun, usia pemakaian ini tidak bisa dijadikan patokan. Karena, ada beberapa hal lain yang menyebabkan kiprok menjadi lebih cepat mati.
Apa saja penyebab yang sering membuat kiprok motor jadi berumur pendek? Langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.
1. Kabel listrik yang tidak sesuai, terkelupas, atau sambungannya kurang baik
2. Penggunaan kabel yang terlalu kecil
3. Korsleting pada sistem kelistrikan
4. Mengebut dengan kecepatan tinggi
5. Penambahan aksesori listrik yang berlebihan
6. Kualitas kiprok yang kurang baik
7. Sistem pendinginan yang tidak berfungsi dengan baik
8. Penggunaan motor yang tidak sesuai
9. Getaran motor yang terlalu tinggi
10. Paparan air dan kelembaban
Nah, itulah tadi beberapa penyebab kiprok motor menjadi berumur pendek atau cepat mati.
Nah, selain mengetahui apa saja penyebab kiprok motor jadi cepat mati, kamu juga harus tahu apa bagaimana cara mendeteksi kiprok motor yang sudah mati.
Kiprok motor yang sudah mati, biasanya ditandai dengan motor yang sulit untuk dihidupkan, kemudian tanda lainnya adalah lampu depan motor menjadi redup.
Selain dua poin di atas, kiprok motor yang mati juga bisa ditandai dengan motor yang sering mogok secara tiba-tiba dan overcharging pada aki.(*)
(hbd)