LANGIT7.ID - Tak sedikit kecelakaan terjadi di jalan yang kondisi geometriknya miring. Umumnya, hal ini terjadi karena pengemudi mobil yang masih belum terlalu mahir melintasi medan tersebut.
Karena itu, untuk melintasi jalan dengan kondisi geometrik yang miring ini membutuhkan keahlian dan pengalaman agar bisa mengemudi dengan lancar.
Untuk mobil manual, pengemudi bisa melintasi jalan yang menanjak ini menggunakan gigi rendah.
Sedangkan untuk pengemudi mobil mobil matic bisa menggunakan 1 atau L, sehingga torsi akan tetap terjaga dan aman meskipun melewati tanjakan yang curam sekalipun.
Meskipun saat melewati jalan menanjak mobil matic menggunakan posisi D itu tidak masalah.
Tapi, jika membutuhkan tenaga atau torsi yang lebih besar, pengemudi mobil matic bisa menggunakan S1 atau L sehingga transmisi pada mobil matic tetap berada pada percepatan satu dan tidak berpindah ke percepatan dua.
Menggunakan S1 atau L pada mobil matic saat melewati tanjakan dirasa lebih aman. Sebab saat mobil menanjak memang membutuhkan daya puntir yang besar agar mobil sanggup melibas tanjakan yang dilewati.
Lalu, jika mobil matic yang melewati tanjakan dan bertemu dengan kondisi macet apa yang harus dilakukan?
Pengemudi mobil matic yang bertemu kemacetan di jalan tanjakan, langsung saja tanpa ragu untuk memindahkan posisi transmisinya ke posisi 1, S1 atau L.
Kode berupa huruf atau angka tersebut tentunya akan berbeda pada tiap-tiap merek mobil, pengemudi cukup menyesuaikannya saja.***
(hbd)