Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home sports detail berita

Alcaraz Lolos ke Final Roma Master dan Sukses Mempermalukan Lorenzo Mussetti di Depan Puluhan Ribu Pendukungnya

sururi alfaruq Jum'at, 16 Mei 2025 - 23:22 WIB
Alcaraz Lolos ke Final Roma Master dan Sukses Mempermalukan Lorenzo Mussetti di Depan Puluhan Ribu Pendukungnya
Foto: instagram/ carlitosalcarazz

LANGIT7.ID-Rome; Luar biasa petenis peringkat 3 dunia asal Spanyol, Carlos Alcaraz. Meskipun dalam tekanan supporter yang berpihak pada lawannya, Lorenzo Mussetti, petenis jebolan Akademi Nadal ini tetap bisa tampil tenang dan sukses mengakhiri permainan dengan kemenangan.

Alcaraz yang sudah mengantongi 4 grand slam, memastikan tempat di final Roma Master dan berpeluang menghadapi Jannik Sinner dalam pertarungan spektakuler setelah mengalahkan tuan rumah Lorenzo Musetti di semifinal Jumat ini dengan skor 6-3, 7-6 (7/4).

Untuk memastikan kemenangan, runner up Olimpiade Paris ini, membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk mengatasi Musetti dan mencapai final keempatnya musim ini, tepat sebelum French Open yang akan dimulai akhir bulan ini.

Alcaraz kini menunggu hasil pertandingan semifinal Sinner melawan Tommy Paul yang akan berlangsung dini hari untuk mengetahui apakah dia akan menghadapi pertarungan yang dinanti-nanti penggemar tenis dunia. Sudah pasti publik ingin final bisa mempertemukan dua jagoan petenis muda yang pamornya sedang melambung. Jika itu benar terjadi, sudah pasti akan terjadi pertarungan bak gladiator yang kedua petenis andalan ini akan mengerahkan kekuatan dan seluruh kemampuannya. Baik Alcaraz maupun Sinner memiliki tingkat konsistensi permainan dan akurasi yang tinggi. Alcaraz punya andalan drop shot dan spin yang menggelegar serta endurance yang luar biasa. Pun Sinner selain memiliki power dan speed yang sepadan dengan Alcaraz, petenis peringkat 1 dunia ini mempunyai permainan baseline yang akurat.

Sinner, sebagai pemain tuan rumah, sangat diunggulkan dalam partai semifinal untuk mengalahkan Paul asal AS setelah menyingkirkan juara Madrid Open Casper Ruud kemarin dengan permainan menakjubkan.

Banting Raket

Musetti, yang juga dikalahkan Alcaraz di final Monte Carlo bulan lalu, menelan kekalahan kelima beruntun dari Alcaraz setelah tampil frustrasi di depan pendukungnya di lapangan utama.

Petenis berusia 23 tahun itu memberikan tiga break servis dan membuat 29 kesalahan tidak terpaksa di set pertama. Dia bahkan mendapat peringatan dari wasit Renaud Lichtenstein setelah menghantam raketnya ke tanah saat kehilangan servis dan kalah di set pertama.

Alcaraz sempat memberi peluang kepada Musetti saat gagal memanfaatkan break point di game pertama set kedua, sebelum petenis Italia melakukan hal serupa di game berikutnya untuk menyamakan kedudukan.

Namun, Musetti bangkit dengan kembali mematahkan servis Alcaraz dan mempertahankan servisnya dengan permainan lebih disiplin untuk unggul 4-3 di set kedua, bahkan memancing tepukan Alcaraz untuk sebuah backhand volley spektakuler.

Tapi Alcaraz membalas dengan mematahkan servis Musetti di game kedelapan, memicu kemarahan Musetti yang dihukum dengan pengurangan satu poin karena memukul bola ke tribun penonton.

Alcaraz menyelesaikan game tersebut tanpa kehilangan poin sementara Musetti masih diliputi emosi, dan dia mengubur harapan penonton untuk melihat final antar-Italia dengan memenangi tie-break penentuan.

*Paolini Berpeluang Raih Gelar Ganda di Roma*

Di sisi lain, Jasmine Paolini melanjutkan perjuangannya meraih gelar tunggal dan ganda di Roma setelah melangkah ke final kedua pekan ini, kali ini bersama rekannya sesama petenis Italia, Sara Errani.

Pasangan juara bertahan ganda ini dengan mudah mengalahkan Mirra Andreeva dan Diana Shnaider 6-4, 6-4 untuk mengamankan tempat di final kedua mereka secara beruntun di hadapan pendukung setia di Foro Italico.

Mereka akan menghadapi Veronika Kudermetova/Elise Mertens atau Storm Hunter/Ellen Perez di final Minggu nanti. Sebelumnya, Paolini bisa saja sudah dinobatkan sebagai juara tunggal.

Paolini, yang baru bersinar di usia 29 tahun, akan menghadapi Coco Gauff pada Sabtu untuk meraih gelar seri 1000 kedua sekaligus menjadi petenis Italia pertama yang menang di Roma sejak Raffaella Reggi pada 1985.(*/saf/france24)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)