LANGIT7.ID - Sepeda motor matic menggunakan sistem penerus daya dari mesin ke roda belakang yang berbeda dengan sepeda motor manual.
Motor matic, tidak lagi menggunakan rantai dan gear namun menggunakan CVT (Continuous Variable Transmission) untuk meneruskan daya mesin ke roda belakang.
Di dalam CVT motor matic terdapat berbagai komponen, salah satunya adalah Pulley atau puli yang bekerja untuk mengatur kecepatan motor matic.
Pulley CVT ini terbuat dari bahan logam, yaitu alumunium yang seiring dengan pemakaiannya bisa aus karena bergesekan dengan van belt yang terbuat dari karet.
Karena itu, jika kamu memiliki motor matic yang berumur lebih dari 1 tahun pastikan untuk memeriksa bagian CVTnya, terutama pada pulley.
Jika pulley di motor matic sudah mulai aus, maka kamu harus segera mengganti pulley dengan yang baru.
Sebab, pulley yang sudah aus bisa membuat performa motor matic milikmu menurun secara drastis, baik dari segi tenaga maupun top speed yang menurun.
Selain mengeceknya secara langsung dari kondisi fisiknya dengan cara membongkar bagian CVT, kamu juga bisa mengetahui pulley yang sudah aus dari usia pakainya.
Umumnya, pulley di CVT motor matic memiliki usia pakai sekitar 3 tahun atau bisa juga dengan jarak tempuh 20.000 hingga 25.000 km.
Jadi, jika motor matic milikmu sudah dalam usia pakai 3 tahun, kamu bisa segera melakukan penggantian pulley CVT motor maticnya.(*)
(hbd)