LANGIT7.ID–Jakarta; Peningkatan nilai pasar sejumlah pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia menandai kemajuan signifikan kualitas dan eksistensi skuad Garuda di panggung internasional. Fenomena ini selaras dengan performa impresif mereka dalam perjalanan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jay Idzes menjadi simbol dari lonjakan ini. Bek tengah andalan Timnas Indonesia tersebut kini menyandang status pemain termahal di skuad Garuda. Menurut data terbaru dari Transfermarkt per 19 Juni 2025, nilai pasarnya mencapai Rp130,36 miliar. Kenaikan ini sekaligus menempatkan Idzes di atas Mees Hilgers yang sebelumnya memegang rekor tertinggi.
Hilgers, yang bermain untuk Twente Enschede FC di kompetisi Eredivisie, kini berada di posisi kedua dengan nilai pasar sebesar Rp112,98 miliar. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Kevin Diks yang tercatat memiliki nilai pasar sebesar Rp86,91 miliar hingga pertengahan Juni 2025.
Baca juga: Timnas Indonesia Bisa Jumpa Arab Saudi Lagi, Kans Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026 TerbukaTak hanya di lini belakang, sektor penjaga gawang juga mencatatkan peningkatan. Emil Audero, kiper berdarah Indonesia yang kini memperkuat Timnas, menempati posisi keempat dengan nilai pasar mencapai Rp55,62 miliar. Disusul oleh Calvin Verdonk di posisi kelima yang memiliki nilai pasar Rp43,45 miliar.
Dua pemain lain, Maarten Paes dan Dean James, sama-sama mencatatkan angka Rp31,29 miliar dan berada di posisi keenam serta ketujuh. Menutup daftar delapan besar, penyerang Oxford United, Ole Romeny, menempati urutan terakhir dengan nilai pasar Rp20,86 miliar—menjadi yang terendah di antara para pemain termahal Timnas saat ini.
Data tersebut tidak hanya mencerminkan potensi individu, tetapi juga menunjukkan efek kolektif dari strategi naturalisasi dan optimalisasi pemain diaspora yang dijalankan PSSI. Keberhasilan Timnas menembus babak keempat kualifikasi, disertai dengan peningkatan nilai pasar para pemainnya, memberi dampak positif terhadap reputasi sepak bola Indonesia di mata dunia.
(lam)