LANGIT7.ID-Jakarta; Laga final Piala AFF U23 2025 antara Indonesia dan Vietnam memanas sejak menit awal, namun babak pertama harus ditutup dengan keunggulan Vietnam 1-0. Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7/2025), Garuda Muda tampil menekan, namun kesulitan memaksimalkan peluang.
Di bawah arahan pelatih anyar Gerald Vanenburg, Indonesia U23 menunjukkan pendekatan permainan agresif dan progresif sejak menit awal. Mereka mencatat penguasaan bola sebesar 56%, lebih unggul dari Vietnam yang hanya 44%. Sayangnya, efektivitas menjadi pembeda.
Dukungan penuh dari publik GBK langsung disambut dengan peluang cepat di menit pertama lewat sepak pojok dari Rayhan Hannan. Namun kiper Vietnam, Tran Trung Kien, tampil sigap mengamankan bola.
Beberapa saat kemudian, Indonesia kembali mengancam melalui lemparan ke dalam Robi Darwis yang mengarah ke Jens Raven. Sundulannya belum menemui sasaran karena bola melambung di atas mistar.
Vietnam mulai merespons di menit ke-12 melalui sepakan jarak jauh Nguyen Quan Bac, yang menguji kiper Muhammad Ardiansyah. Bola meluncur deras, tapi masih melenceng ke kanan gawang.
Tempo pertandingan meningkat, diwarnai dengan duel fisik yang cukup intens. Vietnam tampak memanfaatkan kekuatan tubuh untuk meredam ritme serangan Indonesia. Sementara Raven terus jadi andalan di lini depan, namun beberapa peluangnya masih belum efektif.
Peluang emas hadir lagi di menit ke-29 saat lini belakang Vietnam kehilangan fokus. Raven mampu menyambar bola, namun tendangannya masih belum menghasilkan gol. Satu menit berselang, justru kesalahan lini belakang Indonesia nyaris berujung petaka, beruntung sepakan pemain Vietnam tak tepat sasaran.
Satu serangan balik cepat dari Indonesia kembali menghadirkan peluang. Rayhan Hannan mendapat umpan panjang dari Robi Darwis, tapi kiper Vietnam cepat keluar dan memotong bola.
Namun, dominasi Indonesia justru dibalas Vietnam dengan sebuah gol dari situasi bola mati. Menit ke-37, Vietnam mendapat sepak pojok yang menciptakan kepanikan di kotak penalti Indonesia. Bola liar disambar Nguyen Chong Phuong dengan sepakan keras yang menjebol gawang Ardiansyah. Vietnam unggul 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, Indonesia mencoba bangkit dan mempercepat aliran bola. Robi Darwis menjadi salah satu motor serangan, namun hingga peluit turun minum dibunyikan, tidak ada gol penyama tercipta.
Skor 0-1 menutup paruh pertama laga final. Indonesia harus memutar otak dan memperbaiki efektivitas jika ingin membalikkan keadaan di babak kedua dan merebut gelar juara di depan publik sendiri. Vanenburg pun dituntut mencari formula baru agar dominasi mereka tak sia-sia.
(lam)