LANGIT7.ID-Jakarta; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya menjawab teka-teki menghilangnya nama Ivar Jenner dari skuad Timnas Indonesia. Gelandang FC Utrecht itu dipastikan absen pada FIFA Matchday September 2025 karena cedera.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan menghadapi Kuwait (5 September) dan Lebanon (8 September) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dua laga ini akan menjadi persiapan penting menuju ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar Oktober mendatang.
Erick menegaskan bahwa absennya Ivar Jenner bukan karena alasan teknis, melainkan kondisi fisik yang tidak memungkinkan.
“Saya dapat kabar juga dari BTN dan tim kepelatihan, Ivar seharusnya kita panggil tetapi baru saja cedera tujuh minggu,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya, Jumaat (22/8/2025).
Baca juga: Skuad Lengkap Timnas Indonesia, 27 Pemain Dipanggil untuk Garuda Championship SeriesDalam daftar 27 pemain yang diumumkan pada Kamis (21/8), beberapa nama langganan tim nasional juga tidak dipanggil. Maarten Paes dan Ole Romeny masih dalam masa pemulihan cedera, sementara Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan tidak masuk skema Patrick Kluivert.
Di sisi lain, kabar baik datang dari Marc Klok. Kapten Persib Bandung itu kembali dipanggil setelah lebih dari satu setengah tahun tidak mengenakan seragam Merah Putih.
Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa keputusan mencoret Ivar Jenner sudah dibicarakan bersama pihak klub agar tidak memperparah cederanya. “Jadi recovery-nya ditakutkan jadi cedera lagi, ini yang kemarin juga kita dengan klub kita bilang oke kalau gitu sementara Ivar berlatih dulu. itu yang kita coba maksimalkan pada saat ini,” tambah Erick Thohir.
Sebelumnya, sempat beredar spekulasi bahwa Ivar Jenner akan bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 yang tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2025 di Sidoarjo, 3–9 September. Namun Erick menegaskan hal itu tidak benar karena sang gelandang belum siap turun ke lapangan.
Dengan pernyataan ini, terjawab sudah alasan resmi absennya Ivar Jenner. Timnas Indonesia memang kehilangan salah satu pemain mudanya, namun PSSI menegaskan keselamatan dan pemulihan pemain tetap menjadi prioritas utama.
(lam)