LANGIT7.ID - , Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mendirikan pusat pelatihan atletik di Mimika Sport Complex, Mimika, Papua.
Luhut menyebut pembangunan tersebut kerjasama antara PASI dengan PT Freeport Indonesia dikhususkan untuk para atlet yang berasal dari Indonesia Timur.
"Tadi kami sepakat bahwa atletik ini harus maju. Kita akan buat training center nanti di Mimika, jadi nanti ini supaya digunakan," ujar Luhut di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Selasa (5/10/2021) dilansir dari Antaranews.
Baca juga : Evaluasi PPKM Darurat, Luhut: Penurunan Mobilitas Masyarakat Cukup BaikDitambahkan Luhut, pembangunan pusat pelatihan tersebut bertujuan agar atlet-atlet asal Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur, maupun Nusa Tenggara Barat berlatih lebih fokus.
Akan ada lima nomor perlombaan cabang olahraga atletik yang menjadi fokus pelatihan, yakni 100 meter, 200 meter, 400 meter, lempar lembing, dan tolak peluru.
"Nanti akan ada 25 atau beberapa puluh atlet akan sekolah di sini nanti sponsor akan oleh Freeport dan kami akan berikan satu pelatihan untuk atlet-atlet kita," ucap Luhut.
Lebih lanjut Luhut mengatakan PASI juga akan menyiapkan pelatih berkualitas yang berasal dari mantan atlet. Mereka akan dikirim ke sejumlah negara seperti China, Jamaika, dan Kenya untuk menimba ilmu.
"Untuk pelatih kami siapkan pelatih, sekarang kita rekrut bekas-bekas atlet yang bagus kita latih, kita mungkin mau kirim ke China atau ke Jamaika atau dari Jamaika kemari dan juga kenya pelari jarak jauh," kata Luhut.
Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia Papua di bidang olahraga.
Baca juga : Luhut Beri Lampu Hijau Rencana IBL Gelar Kompetisi di Beberapa Kota"Kami meyakini bahwa pengembangan olahraga adalah bagian dari pengembangan sumber daya manusia, dan fokus program-program PT FI adalah program kesehatan dan pendidikan. pendidikan ini termasuk juga dalam pendidikan olahraga untuk membina atlet," kata Tony.
Sumber : Antaranews
(est)