LANGIT7.ID–Jakarta; Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Makedonia Utara usai takluk 0-1 dalam pertandingan uji coba di Stadion Dragalevtsi, Sofia, Bulgaria. Kekalahan tipis ini tercatat sebagai hasil minor pertama selama agenda pemusatan latihan (TC) di Eropa, namun justru dianggap sebagai bahan evaluasi penting oleh tim pelatih.
Bagi Nova Arianto, hasil di papan skor bukan tolok ukur utama dalam pemusatan latihan. Ia menegaskan bahwa tujuan keberadaan Garuda Muda di Bulgaria adalah membangun fondasi mental dan menemukan komposisi terbaik sebelum menghadapi Piala Dunia U-17 di Qatar, November 2025.
“Kami memang tidak mematok hasil sebagai target utama di TC ini. Yang kami cari adalah pengalaman, mental bertanding, dan proses menemukan komposisi terbaik menjelang Piala Dunia,” ujar Nova Arianto usai pertandingan, dikutip Senin (15/9/2025).
Menurutnya, persoalan terbesar tim bukan soal teknik semata, melainkan konsentrasi yang sering goyah di tengah tekanan lawan.
“Fokus mental saat bertanding masih menjadi PR besar. Kami terus bekerja untuk meningkatkan ketahanan mental dan disiplin taktik agar tidak mudah kehilangan kendali saat ditekan,” tambah Nova.
Meski kalah, semangat Garuda Muda tetap terjaga. Nova menekankan bahwa setiap laga uji coba harus dilihat sebagai laboratorium untuk mengasah kesiapan bertanding.
Setelah menutup rangkaian di Bulgaria, skuad yang diperkuat Evandra dan kawan-kawan akan melanjutkan persiapan di Qatar. Negeri itu sekaligus menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, di mana Indonesia tergabung dalam grup berat bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.
Dengan waktu persiapan sekitar dua bulan, tim pelatih kini menitikberatkan pada penyempurnaan taktik dan peningkatan kekompakan. Nova berharap perkembangan signifikan bisa terlihat sebelum berjumpa tim-tim kuat di babak grup.
“Yang penting sekarang adalah bagaimana kami berkembang dari setiap pertandingan, memperkuat mental, dan siap tempur saat waktunya tiba,” tutup Nova.
(lam)